Kriminalitas Banjar

Kronologi Perkelahian di Halaman Masjid Alkaromah Diungkap Polres Banjar, Fakta Baru Ini Terungkap

Kronologi Perkelahian di Halaman Masjid Alkaromah Diungkap Polres Banjar, Fakta Baru Ini Terungkap

Kronologi Perkelahian di Halaman Masjid Alkaromah Diungkap Polres Banjar, Fakta Baru Ini Terungkap
Dok Reskrim Polres Banjar untuk BPost Group
Sejumlah pihak yang terlibat perkelahian berjanji tak akan mengulangi perbuatannya di Ruang Reskrim Polres Banjar, Jumat (17/5) malam 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Waktu singkat, Satreskrim Polres Banjar mengungkap yang terlibat perkelahian di halaman Masjid Alkaromah Martapura, Jumat (16/5) sekitar pukul 20.15 wita. Mereka yang terlibat perkelahian ternyata masih ada hubungan keluarga yakni sepupu.

Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Sofyan melalui Kanit Pidum, Ipda Andi Kohar mengatakan, pelaku Akhmad Witaudin (33) merupakan warga Jalan Martapura Lama Gang Karya Bakti RT 05 Desa Pekauman Ulu Kecamatan Martapura. Korban M Busiri warga Cempaka Gang Inpres Desa Kampung Jawa Kecamatan Martapura, Zainal Ilmi kelahiran 10 Oktober 1997, warga Cempaka Gang Penawar Desa Kampung Jawa.

Andi Kohar menjelaskan kronologisnya, yakni saat M Busiri sedang berada di halaman Masjid Alkaromah untuk melaksanakan salat tarawih, tiba-tiba datang pelaku, Akhmad Witaudin yang langsung memukul korban menggunakan sebauh kayu pada bagian pelipis sebelah kanan.

Baca: Sindiran Menohok Teman Reino Barack ke Luna Maya, Akui Duet Mesra Syahrini ke Hotman Paris

Baca: SESAAT LAGI Waktu Imsak! Jadwal Imsak (Azan Subuh) Ramadhan 1440 H Sabtu (18/5) di Jakarta, Surabaya

Baca: Ariel NOAH Ungkap Status Hubungan Pasca Disuapi Selain Luna Maya, Sophia Latjuba dan Pevita Pearce

Baca: Keistimewaan Doa 10 Hari Kedua Ramadhan 1440 H dan Waktu Mustajab untuk Berdoa di Ramadhan 2019

Merasa dipukul, kemudian Muhammad Busiri melawan dengan menyerang balik Akhmad Witaudin menggunakan tangan kosong, melihat hal tersebut datanglah Zainal Ilmi kemudian membantu M Busiri sambil melerai agar keduanya behenti berkelahi.

Namun ternyata datang lagi tiga orang teman dari Akhmd Witaudin yang ikut memukul Muhammad Busiri. Masyarakat disekitar yang berada di tempat tersebut kemudian bersama-sama melerai perkelahian sehingga perkelahian dapat dihentikan.

“Akibat dari perkelahian tersebut, M Busiri mengalami luka pada bagian pelipis sebelah kanan, Zainal Ilmi mengalami luka tusuk yang diduga dari senjata tajam milik dari salah satu dari tiga orang teman dari Akhmad Witaudin,” jelas Andi Kohar.

Lanjutnya, sedangkan Akhmad Witaudin sendiri mengalami luka pada bagian pelipis sebelah kiri.

Mengingat para pelaku perkelahian tersebut memiliki hubungan keluarga atau saudara sepupu, maka kedua belah pihak bersama-sama dengan pihak keluarga sepakat menyelesaikan perselisihan tersebut secara kekeluargaan.

“Kedua belah pihak membuat Surat Perjanjian agar tidak mengulangi perbuatannya,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved