Berita Banjarmasin

Penyesuaian dan Pembetulan Perolehan Suara PKB di Pleno Tingkat Provinsi Kalsel Berbuntut Panjang

Penyesuaian dan pembetulan perolehan suara PKB dan calegnya di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar pada Rekapitulasi Penghitungan Perolehan

Penyesuaian dan Pembetulan Perolehan Suara PKB di Pleno Tingkat Provinsi Kalsel Berbuntut Panjang
banjarmasinpost.co.id/acm
Komisioner Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kalsel, Azhar Ridhanie 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penyesuaian dan pembetulan perolehan suara PKB dan calegnya di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar pada Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi Kalsel Jumat (10/5/2019) lalu berbuntut panjang.

Salah satu Caleg PKB pada Pemilu 2019 yang Dapilnya meliputi Kecamatan tersebut, Ali Syahbana melaporkan KPU Kabupaten Banjar dan KPU Provinsi Kalsel atas dugaan pelanggaran Pemilu karena merasa dirugikan suaranya berkurang.

Ali bersama kuasa hukumnya, M Sholeh sudah melayangkan laporan tersebut kepada Bawaslu Provinsi Kalsel dengan tuduhan dilanggarnya Pasal 67 PKPU Nomor 4 Tahun 2019, Selasa (14/5/2019).

Komisioner Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kalsel, Azhar Ridhanie menjelaskan pihaknya akan melaksanakan Rapat Pleno untuk membahas laporan tersebut, Sabtu (18/5/2019).

Baca: Inikah Aktor yang Bersaing dengan Robert Pattinson Merebut Jubah Manusia Kelelawar?

Baca: Sahur dan Buka dengan Makanan Pedas, ini Reaksi yang Terjadi pada Tubuh

Baca: Asisten Raffi Ahmad, Merry Bocorkan Penghasilannya Buat Feni Rose Sindir Suami Nagita Slavina

Baca: Sindiran Menohok Nia Ramadhani Pada Anggia Chan Akui Habiskan 100 Juta Untuk Vicky Prasetyo

Baca: Menjadi Mualaf dan Hijrah, Felixia Yeap Ceritakan Masa Lalunya Saat Jadi Model Majalah Playboy

Azhar Ridhanie atau yang akrab disapa Aldo ini nyatakan kajian perlu dilakukan dalam menangani laporan tersebut baik kajian atas laporan itu sendiri maupun kajian terhadap Pasal yang disangkakan dilanggar.

"Yang dilaporkan kan KPU nya KPU Provinsi Kalsel dan Kabupaten Banjar, sebenarnya kalau yang terkait PPK di Karang Intan sudah ditangani KPU Kabupaten Banjar. Kami akan plenokan dulu," kata Aldo.

Sebelumnya pada Rapat Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi Kalsel penyesuaian dan pembentukan perolehan suara dilakukan karena adanya perbedaan perolehan suara antara data DA3 yang dimiliki saksi Parpol dan data DA-1 yang dimiliki PPK Karang Intan.

Hal ini diselesaikan dengan penyesuaian dan pembetulan untuk menyelaraskan data setelah PPK Karang Intan akui adanya kesalahan input data di tingkat Kecamatan dan akhirnya tak ada lagi perbedaan.

Namun salah satu Caleg yang perolehan suaranya terpengaruh, Ali Syahbana melalui kuasa hukumnya mempertanyakan keabsahan langkah penyesuaian dan pembetulan tersebut.

Dimana menurut sang kuasa hukum, seharusnya Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi tidak seharusnya mengutak-atik kembali perolehan suara Pemilu di tingkat Kecamatan melainkan hanya perolehan suara di Tingkat Kabupaten/Kota.

Ali Syahbana melalui kuasa hukumnya meminta Bawaslu Provinsi Kalsel serius untuk menangani laporannya tersebut.

Bahkan jika tak digubris, dirinya nyatakan juga akan melaporkan Bawaslu Provinsi Kalsel ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dengan tuduhan melanggar kode etik.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved