Kanal

Pemakai Cinderamata Berbentuk Peluru Ini Tak Boleh Menoleh ke Belakang, Kira-kira Maksudnya Apa ya?

Di sekitar makam sang ulama ini di Desa Pelampayan Tengah, Kabupaten Banjar banyak ditemui penjual suvenir seperti ini. - banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Cinderamata yang satu ini mungkin agak aneh bentuknya, yaitu seperti peluru namun berbahan kayu.

Namanya Kacamati.

Bahannya dari kayu gaharu.

Ukurannya ada yang kecil, sedang hingga besar.

Di salah satu ujungnya diberi tali hitam yang berfungsi untuk diikatkan ke pinggang atau dikalungkan ke leher.

Di sekelilingnya diberi tulisan-tulisan rajah beraksara Arab.

Seorang penjualnya di Martapura, Kabupaten Banjar, Iwan mengatakan rangkaian huruf-huruf Arab tersebut memiliki arti tertentu.

“Bagi mereka yang bisa memahaminya, biasanya ada artinya. Ini ada fungsinya, untuk keselamatan diri,” sebutnya.

Memakainya pun tak boleh sembarangan karena ada tata cara khususnya.

Memakainya harus dimulai dengan mengucap basmalah, yaitu bismillahirrahmanirrahiim.

Halaman
123
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Banjarmasin Post

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer