Kanal

Timnas Indonesia Berencana Uji Coba Lawan Brunei dan Myanmar

Sejumlah pemain timnas Indonesia U-22 saat mengikuti seleksi Timnas U-22 di Lapangan SPH, Karawaci, Tangerang, Kamis (23/2/2017) Seleksi timnas Indonesia U-22 rampung digelar. Ajang yang digelar untuk melihat kemampuan pemain sejak Selasa (21/2/2017) itu ditutup dengan game internal. - Super Ball/Feri Setiawan

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANGERANG - PSSI sudah memastikan akan menggelar laga uji coba pada tanggal 25 dan 27 Maret 2017.

Sampai saat ini sudah ada tiga calon negara yang akan dihadapi oleh Timnas Indonesia U-22, yakni Singapura, Myanmar, dan Brunei Darussalam.

Dari ketiga negara tersebut, kemungkinan besar skuad asuhan Luis Milla akan menghadapi Brunei atau Myanmar.

Sebab, Singapura kabarnya lebih memilih untuk bertanding di turnamen yang diselenggarakan di Dubai.

Uji coba tersebut akan berlangsung di Indonesia.

Terkait venue pertandingan uji coba tersebut, PSSI sudah menunjuk Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Pertandingan itu dua-duanya akan bermain di Indonesia," kata Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI, Hanif Thamrin, di Karawaci, Selasa (28/2/2017).

"Alasannya memilih Pakansari dikarenakan karena agar skuad Milla bisa memadukan sejauh mana perkembangan yang sudah dilakukan dalam pemusatan latihan."

"Selain itu, idealnya ya hanya Pakansari yang siap untuk menggelar pertandingan," kata Hanif.

Hanif menambahkan pihaknya sudah mengirimkan surat kepada federasi sepak bola Brunei dan Myanmar terkait uji coba tersebut.

PSSI meminta agar kedua federasi sepak bola itu segera membalas surat sampai akhir pekan ini.

"Lawannya tergantung dari kesepakatan saja. Bisa lebih ke pemain U-23 atau bisa juga pemain senior. Tergantung nantinya," ucap Hanif.

Hanif membeberkan alasan Milla memilih uji coba melawan tim Asia Tenggara.

Katanya, Milla ingin melihat kultur permainan tim-tim se-Asia Tenggara.

Editor: Edinayanti
Sumber: Tribunnews

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer