Kanal

Bidik Celah Estate, Alasan Eurokars Boyong Mazda6 Estate ke Indonesia

Lima model Mazda hadir sekaligus di pasaran domestik - TRIBUNNEWS.COM/FAJAR

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Cukup menarik ketika PT Eurokars Motor Indonesia (EMI)—agen baru pemegang merek Mazda di Indonesia—memutuskan jual Mazda6 Estate dalam waktu dekat. Kehadirannya bikin line up merek ini makin bervariasi.

Hampir semua segmen kini dimasuki, dan model estate menjadi salah satu yang mengejutkan. Strategi ”palugada” EMI melambangkan optimisme tinggi.

Apalagi, pemainnya sangat jarang, dan model sedan dengan buntut station wagon itu kurang familiar.

Tapi, EMI melihatnya lain. Ada celah kosong buat orang yang ingin tampil beda.

”Ada peluang pada model ini, karena tidak banyak yang main. Tinggal nanti ketika launching kita lihat harganya bagaimana,” kata Ricky Thio, Sales, Marketing & Public Relation Director EMI, (14/3/2017), di Jakarta.

Estate adalah sebutan lain dari station wagon, yakni mobil berbasis sedan yang atap bagian belakangnya dipanjangkan sampai ke atas bagasi. Hal ini membuat ruang bagasi menyatu dengan ruang penumpang, dan si sedan ini jadi punya pilar D.

Mobil model ini di Indonesia memang bisa dihitung dengan jari. Dulu pernah Mazda main di segmen ini dengan Vantrend, lumayan sukses, tapi hilang lagi.

Volvo juga, menghadirkan beberapa model. Lalu Chevrolet pernah main dengan model Estate (Optra estate). Tahun lalu, Mercedes-Benz juga mulai memasarkan C-Class Estate. 

Tidak ada strategi khusus buat EMI untuk memasarkan Mazda6 Estate. Ricky hanya meyakini bahwa ada celah di segmen ini, karena karakteristik konsumen kelas menengah ke atas sudah mulai bervariasi.

”Orang-orang di kelas itu ingin yang berbeda (tampil beda). Ini tidak sama dengan kelas massal yang maunya sama saja. Saat yang lain mengisi mobil segmen low, kami mengisi segmen yang tidak terpikir,” kata Ricky.

Bisa jadi, segmen yang dimaksud adalah keluarga yang ingin mobil lebih luwes dan elegan dengan ukuran bagasi yang lebih besar.

(Donny Apriliananda/kompas.com)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com

Hanyut di Laut sampai ke Jepang selama 49 Hari, Begini Cara Aldi Novel Adilang Bertahan Hidup

Berita Populer