Kanal

Soal Softlens, Simak Komentar Tiga Mahasiswi Cantik Ini

-

BANJARMASINPOST.CO.ID - Saat ini softlens atau lensa kontak menjadi perlengkapan penunjang penampilan bagi sejumlah perempuan. Softlens awalnya hanya sebagai kebutuhan mata yang mengalami masalah dalam penglihatan.

Seiring berjalannya waktu, softlens berkembang dan menjadi ikon kecantikan. Bahkan para penganten wanita zaman sekarang pun merasa kurang afdol jika tanpa softlens saat duduk di pelaminan.

Simak komentar tiga dara cantik ini tentang pemakaian softlens bagi perempuan:

Indah Roosena ()

INDAH ROOSENA LISTIANI (Mahasiswi Sistem Informasi STMIK Indonesia Banjarmasin):

KALO buat aku sih, memakai softlens bukan karena aku minus atau buat membantu penglihatan. Tapi aku memakai buat menunjang penampilan sih. Biar tambah cantik aja dan keliatan lebar matanya. Tapi dengan catatan perlu dijaga kebersihan softlensnya dan waktu kadaluarsa softlensnya.

Yuni Kartika ()

YUNI KARTIKA (Mahasiswi Sendratasik FKIP ULM):

PAKAI softlens supaya mempercantik dan mempertajam mata. Sebagai pelengkap kecantikan aja sebenarnya, karena mata aku gak minus. Tapi kalo kelamaan dipake jadi gak enak, soalnya mata jadi kering. Maksimal pemakaian enam jam aja, lebih dari itu sudah gak enak. Aku juga tuh makainya maksimal softlens biasanya 6 bulan. Kalo habis dipake soflensnya dibersihi dulu pakai air sama jari telunjuk, baru dimasukin ke wadah dengan air yang baru.

Arinda Ayu Pratiwi ()

ARINANDA AYU PRATIWI (Mahasiswi Bimbingan dan Konseling ULM):

GAK bisa menggunakan softlens. Tapi aku suka ngeliat orang yang memakai softlens. Kalo buat pemula yang awam banget, pertama makai softlens pas diajarin temen nyobanya ekstrem gitu. Kan masukin sesuatu ke mata yang belum pernah sama sekali itu rasanya susah. Lama ngumpulin keberaniannya ternyata ketimbang masangnya. Pertama itu cuman bisa pasang sebelah mata doang, trus pas udah ke pasang rasanya ada yang ganjal di mata, gatal dan berair. Kayanya emang gak cocok pake itu jadi langsung dilepas deh softlens itu . Sampai sekarang gak berani lagi nyoba. Trauma gitu. (ell)

Berita ini telah diterbitkan di Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak Rabu (8/8/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Banjarmasin Post Edisi Cetak

Satu Keluarga di Bekasi Tewas, Tetangga Dengar Korban Telepon Bahas Uang dan Mobil dengan Nada Keras

Berita Populer