Kanal

Aneh Ya, Baju Sobek Bikin Malu, Tapi Jeans Sobek Malah Keren, Ternyata Begini Awalnya

jeans - net

BANJARMASINPOST.CO.ID - Suka penasaran nggak sih kenapa jeans sobek malah kita anggap keren? Kayaknya cuma jenis pakaian satu ini saja yang mendapatkan hak istimewa.

Coba saja ingat-ingat, kita pasti ilfeel ketika melihat baju teman kita sobek, tetapi malah menganggap keren denim yang sobek di bagian lutut, misalnya.

Erlangga S Negoro, seorang pengamat mode dan penata gaya punya jawabannya.

Menurutnya, tren sobek-sobek atau distressed ini menjamur sejak tahun 1980-an.

“Awalnya memang pada era 80’an dan dipopulerkan sebagai street style oleh grup-grup rhythm and blues (R&B). Grup rock pada tahun ’80-an itu justru (pakainya) kulit,” paparnya dikutip Kompas.com.

Baca: Wow! Motor Listrik Super Buatan India Ini, Charger 36 Menit Bisa Melaju 200 Kpj Sejauh 200 Km

Di era itu, masyarakat selalu terpikat dengan segala ngejreng, meletup, banyak warna dan cenderung norak.

Gaya sobek-sobek ini adalah salah satu cara untuk mendapatkan perhatian.

Tren pun berkembang dan maknanya pun berubah.

Di era tahun ’90-an, kaum grunge dan punk yang suka dengan pakaian kasual menunjukkan sikap anti-fashion dengan memakai busana yang seadanya bahkan yang robek-robek.

“Nah, grup band Nirvana dan Green Day pakai celana jeans sobek-sobek karena mereka anti-fashion. Jadi, mereka konser tapi enggak mau kelihatan heboh, ‘Pokoknya gue maunya kelihatan sama kayak penonton gue yang comfort aja’,” lanjut Erlangga.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Hai

Viral Rumah Bohemian Rapsody di Blitar, Gaya Eropa dan Dianggap Mistis, Lihat Video Penampakannya

Berita Populer