Kanal

Dukungan untuk Cak Imin Jadi Cawapres Datang dari Tokoh PBNU

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dan sejumlah pengurus GP Ansor, di Kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (31/1/2018). - kompas.com

BANJARMASINPOST.CO.ID, SIDOARJO - Dukungan terhadap Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin terus berdatangan.

Cak Imin dinilai punya kualitas yang mumpuni menduduki posisi orang nomor dua di Republik Indonesia.

Wakil Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftahul Akhyar, menilai pencalonan Cak Imin harusnya menjadi kesempatan emas bagi warga NU untuk menampilkan kader terbaiknya.

Menurut Kiai Akhyar, tak elok bila NU yang notabene mayoritas di Tanah Air, selalu ‘ketinggalan kereta’ di ranah politik.

“Selama ini kita selalu ketinggalan sepur (kereta, Red) terus. Kita yang selalu membuat terobosan, langkah-langkah yang menguntungkan ke depan, tapi gak berlanjut. Orang lain yang justru rio-rio-an di situ,” kata Kiai Akhyar dalam deklarasi Cak Imin Cawapres oleh Ulama Nusantara di Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat, Lebo Sidoarjo, Jawa Timur, pada Sabtu (31/3/2018).

Sebagai ormas terbesar, kata Kiai Akhyar, berbagai terobosan dan pernyataan NU selama ini selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Dan sesudahnya, pasti berdampak.

Ia menilai perlu ada wadah yang lebih besar untuk menciptakan dampak yang lebih luas, yakni posisi presiden maupun wakil presiden.

“Saya dengar dari kiai-kiai, Cak Imin kader yang mungkin bisa dijual –istilahnya- untuk cawapres. Sebetulnya kami bukan ingin cawapresnya, tapi capresnya sekalian,” ujarnya

Editor: Ernawati
Sumber: Tribunnews

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer