Kanal

Mau Tahu Cara Masak Nasi Goreng Sehat Bergizi? Begini Tipsnya

Wahyu Hardi Prasetiyo (kanan) melakukan penilaian lomba memasak nasi goreng di Pemko Banjarmasin, Senin (30/4/2018). - BANJARMASINPOST.co.id/salmah saurin

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Nasi goreng yang umumnya diolah masyarakat hanya mengandung satu atau dua zat gizi makro.

Komposisinya bumbu, nasi, lauk hewani yang umumnya telur. Sangat jarang menggunakan tambahan sayur, jika pun ada hanya sedikit, sekitar 10-20 dr per porsi.

Sebab itu, papar Wahyu Hardi Prasetio, ahli gizi dan dietetesien, pada lomba nasi goreng awal pekan ini di area MTQ ke-51 tingkat Kota Banjatmasin di Taman Kamboja, masyarakat diajak untuk lebih mengutamakan nilai gizi dengan kreatifitas masing-masing.

Baca: Ingat! Jadwal Siaran Langsung (Live) Liga Champion Malam Ini : Real Madrid vs Bayern Munchen

Baca: PSSI Anniversary Cup 2018 : Ini Dia 4 Striker Baru yang Dilirik Luis Milla, Ada dari Barito Putera!

Baca: Delia Septianti Muncul dengan Kabar Perceraian! Tulisan Curhat, Lelah Terus Mengalah

"Pada lomba itu juga diajarkan tips kepada peserta untuk tidak membuat nasi goreng dari bahan baku nasi yang mendekati basi atau nasi sisa. Juga variasi nasi goreng yang mengandung gizi seimbang, bersih, serta inovatif dan kekinian," ujar Wahyu yang juga menjadi salah satu juri.

Membuat nasi goreng dari nasi sisa kemarin atau mendekati basi harua dihindari, karena bahan dasar yang kurang fresh akan menghasilkan makanan yang kurang baik.

Kebutuhan tubuh terhadap sumber zat pengatur sangat diperlukan. Sebab itu nasi goreng perlu kandungan sayur mayur.

"Di luar dugan dewan juri ada beberapa peserta yang memodifikasi nasi goreng dengan buah dan sayur, ada buah naga, buah mangga, daun saei, daun katu, serta ada yang menggunakan ubi ungu," paparnya.

Diingatkan pula komponen isi nasi goreng harus ada lauk hewani apakah telur, ayam, ikan, daging dan nabati berupa sayur segar dua macam misal wortel dan kacang panjang.

Nasi goreng yang biasanya dikonsumsi pagi atau malam, sebenarnya bukan makanan utama tapi sebagai variasi saja.

Sebagai sarapan, nasi gorengnya cukup 150 gr (1 1/4 gelas belimbing) atau setara 400 kalori per sajian.

Selalu gunakan air putih jika ingin konsumsi sempurna di tubuh atau air jeruk hangat tanpa gula.

"Ciptakan variasi sajian harian sebagai komponen kelengkapan zat gizi tubuh yang optimal. Bikin nasi goreng sehat dan aman dikonsumsi keluarga. Ingat nasi goreng bagian dari variasi sajian makan utama harian, jadi tidak perlu rutin," pesan Wahyu.
(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Ernawati
Sumber: Banjarmasin Post

Kondisi Rumah Angel Lelga Pasca-digerebek, Didatangi Polisi hingga Bawa Bungkusan usai Penggeledahan

Berita Populer