Kanal

Marhum Cs Diringkus Polsek Sebuku Diduga Melakukan Tindakan Ini

Ilustrasi - KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sebagai karyawan PT Thailindo Bara Pratama (TBP) yang memiliki gaji tetap tidak membuat Marhum alias Yaum (34) bersyukur.

Akibatnya Yaum selain harus berurusan dengan Polsek Pulau Sebuku, namun ia juga bakal meringkuk di balik jeruji besi.

Itu akibat ulahnya sendiri yang diduga menyalah gunakan jabatan sebagai karyawan PT TBP, dengan menggelapkan bahan bakar minyak (BBM) perusahaan tempatnya bekerja.

Tidak seorang diri, dalam aksi menggelapkan BBM, Yaum dibantu dua temannya yakni Rizal alias Yalang (34), warga Desa Sekapung, RT 02, Kecamatan Pulau Sebuku.

Baca: Beredar, Foto Mirip Anies Baswedan Tidur di Kabin Pesawat Penerbangan First Class

Paling disesalkan adalah Ardi alias Randi (29), warga Desa Sekapung, RT 04, Kecamatan Pulau Sebuku ini, ternyata pegawai dengan jabatan Kaur (kepala urusan) pembangunan desa di Kantor Desa Sekapung.

Hal itu diungkapkan Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SH SIK melalui Kapolsek Pulau Sebuku Iptu Sahropi, kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (5/5/2018).

Baca: Ini Hukum Ziarah Kubur Menjelang Bulan Puasa Ramadhan Menurut Ustad Abdul Somad

Menurut Sahropi, penangkapan tiga orang terlapor oleh anggota Polsek Pulau Sebuku karena adanya laporan Firman Sulaiman (48) karyawan PT TBP yang keberatan atas kejadian yang terjadi, Kamis (3/5/2018) lalu di Desa Serakaman, Kecamatan Pulau Sebuku sekitar pukul 20.30 Wita.

Penggelapan BBM jenis solar dilakukan Yaum Cs dengan modus, bermula Yaum membawa unit DT (dump truk) yang disopirinya ke sebuah tempat parkiran yang saat itu dalam kondisi sepi.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Kronologi Anggota The Jak Mania Tewas Dikeroyok Oknum Suporter Persib, sempat Minta Tolong

Berita Populer