Kanal

Kesigapan Resmob Polres Banjar Gagalkan Aksi Pembongkaran Mesin ATM

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete didampingi KBO Sat Reskrim Polres Banjar Ipda Bahterawan Munthe dan jajaran saat rilis pengungkapan kasus pembobolan mesin ATM, Senin (7/5/2018) siang - BANJARMASINPOST.co.id/fadly setia rahman


BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Unit Resmob Sat Reskrim Polres Banjar, menggagalkan aksi pembongkaran mesin ATM di Martapura, Jumat (4/5/2018) sekitar pukul 02.00 Wita lalu.

Pelaku yang diamankan yakni FT alias Ahul (24). Kala itu, pelaku hanya bisa pasrah ketika aksinya kepergok Unit Resmob, Sat Reskrim Polres Banjar.

Saat polisi datang, pelaku nyaris sudah bisa membongkar mesin ATM BRI dan BNI di kawasan Indrasari, Martapura, Kabupaten Banjar.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete didampingi KBO Sat Reskrim Polres Banjar Ipda Bahterawan Munthe dan jajaran saat rilis pengungkapan kasus pembobolan mesin ATM, Senin (7/5/2018) siang (BANJARMASINPOST.co.id/fadly setia rahman)

Uang yang diperkirakan dalam jumlah banyak di mesin ATM itu nyaris dibobol, andai saja pelaku bisa meneruskan sedikit lagi aksinya.

Diperkirakan hanya perlu waktu beberapa menit lagi bagi pelaku yang sudah berada di TKP selama dua jam melakukan pembongkaran ini.

Beruntung Resmob Polres Banjar cepat datang ke lokasi, merespon sigap dan cepat laporan dari masyarakat yang menggunakan tombol darurat di Aplikasi Sasirangan.

Aksi pelaku bisa dicegah dan uang yang ada di dua mesin ATM tersebut bisa diselamat dari aksi pelaku pembongkaran. Pelaku pun langsung diamankan ke Mapolres Banjar dini hari tersebut.

Bersamanya diamankan sejumlah barang bukti alat yang digunakan untuk membongkar ATM, diantaranya obeng pahat, kayu ulin dan tang.

Turut diamankan pula barang bukti beberapa bagian mesin ATM yang dirusak oleh pelaku di TKP tersebut, serta sepeda motor yang digunakan pelaku sebagai sarana beraksi dan juga kartu ATM BRI milik pelaku.

Kasus ini pun langsung dirilis oleh Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete kepada awak media, Senin (7/5/2018) siang.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete didampingi KBO Sat Reskrim Polres Banjar Ipda Bahterawan Munthe dan jajaran saat rilis pengungkapan kasus pembobolan mesin ATM, Senin (7/5/2018) siang (BANJARMASINPOST.co.id/fadly setia rahman)

Saat Konferensi Pers, Kapolres Banjar didampingi KBO Sat Reskrim Polres Banjar Ipda Bahterawan Munthe, Kasi Propam Iptu Totok, Kanit Tipidter Ipda Indro Witayuda, Kasubbag Humas Iptu Sugiarto dan anggota Resmob Polres Banjar.

Dijelaskan Kapolres, pengungkapan ini berkat laporan masyarakat melalui Aplikasi Sasirangan dan direspon cepat oleh Unit Resmob, Sat Reskrim Polres Banjar.

"Masyarakat melapor karena ada orang mencurigakan, lama berada di ruang mesin ATM tersebut. Pelaku diketahui sudah dua jam berada di TKP melakukan pembongkaran mesin ATM. Dapat laporan, Resmob Polres Banjar langsung gerak cepat dan sigap mendatangi TKP," jelas Kapolres.

Alhasil, benar saja ada seorang lelaki yang melakukan pembongkaran mesin ATM saat berada di TKP.

"Anggota Resmob Polres Banjar pun langsung mengamankan pelaku. Tidak perlu sampai dilakukan tindakan tegas, karena pelaku saat diamankan tak melakukan perlawanan," jelas Kapolres yang akrab disapa Nette Boy tersebut.

Kapolres pun memuji kesigapan Unit Resmob nya dan juga masyarakat yang melapor dengan aplikasi. Gerak cepat, hanya 15 menit, mendatangi TKP dan menggagalkan aksi pembongkaran mesin ATM.

"Pelaku pembongkaran mesin ATM ini beraksi seorang diri, modusnya pura-pura mengecek saldo, lalu melihat situasi sekitar sepi, langsung melakukan aksi pembongkaran," jelas Takdir.

Lebih lanjut dikatakannya, pelaku ini diduga masih pemain pemula, melihat caranya beraksi. "Aksinya pun bisa kami gagalkan merespon cepat laporan masyarakat," pungkasnya.

Pelaku Mengaku Coba-Coba

FT alias Ahul (24) mengaku coba-coba melakukan aksi pembongkaran dan pembobolan mesin ATM di Martapura.

Warga Desa Melayu, Kecamatan Martapura Timur itu ditangkap Unit Resmob, Sat Reskrim Polres Banjar yang menciduk aksi pelaku, Jumat (4/5/2018) sekitar pukul 02.00 Wita lalu.

Ahul mengakui, niat membongkar ATM datang di malam saat kejadian. Suntuk dan aksi pun dilakukannya. Bermodal peralatan, obeng pahat, tang dan kayu ulin, pelaku membongkar ATM.

Belum bisa membongkar sepenuhnya, pelaku lebih dulu diamankan oleh jajaran Polres Banjar.

"Hanya coba-coba melakukan itu, niatnya pun datang malam itu juga dan akhirnya gagal," kata pelaku ketika diwawancai.

Jika pun berhasil, Ahul mengaku belum tahu akan menggunakan untuk apa uang yang ada di mesin ATM.

"Tidak ada tujuan jelas, coba-coba saja. Peralatan pun saya ambil di lokasi perumahan baru di kawasan Bincau, tak ada rencana apa-apa sebelumnya," ungkapnya.

Ahul pun kini hanya bisa pasrah menanti proses hukum yang berlaku. Pahit getir jeruji tahanan menantinya. Penyesalan lah yang kini kiranya ada di benak pelaku pembongkaran ATM tersebut. (Banjarmasinpost.co.id/aol)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Ernawati
Sumber: Banjarmasin Post

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer