Kanal

Pelaku Peredaran Ineks Ini Mengaku Baru Dua Kali Lakukan Transaksi

uang tunai Rp.2.200.000, yang diduga hasil penjualan ineks yang dilakukannya. - banjarmasinpost.co.id/rahmadhani

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Proses hukum kini harus dijalani Edwar Hartawi alias Edo (31) warga Desa Harus, Kecamatan Muaraharus, Tabalong akibat ulahnya yang diduga mengedarkan ineks.

Menurut pengakuannya, lima butir ineks warna biru dengan logo R ini merupakan pesanan dari seseorang.

Untuk asal barang sendiri didapatkan dari seseorang yang menurut informasi berada di Banjarbaru.

"Ini pesanan, barang diantar ke saya lalu yang beli yang ambil ke saya," katanya kepada banjarmasinpost.co.id.

Baca: Foto Preweding dengan Mr X Beredar, Kartika Putri dikabarkan akan Segera Lepas Masa Lajang

Baca: Inilah Tradisi Ribuan Tahun Ziarah Nabi Hud AS di Hadramaut, Peziarahnya Gunakan Unta

Baca: Opick Keukeuh Bercerai, Santer Karena Yuliast Mochamad?

Pelaku juga mengakui baru dua kali dengan ini melakukan transaksi ineks dengan harga perbutir Rp.450.000.

Dari harga Rp.450.000 ini dirinya mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 100.000 setiap butirnya.

Untuk transaksi yang dilakukan menurut pelaku diawali melalui telepon dan uang baru dikirimkan pelaku ke pemasok setelah semua barang laku terjual.

Dimana yang pertama kali dilakukan sekitar tiga pekan lalu dan hanya menjual sebanyak 2 butir ineks.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer