Kanal

Pemilik 94 Botol Miras Cuma Didenda Rp 500.000

Barang bukti miras - Istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Ada sebanyak 94 botol minuman keras (miras) diamankan jajaran Polres Tanahbumbu Satuan Shabara beserta pemilknya saat melaksanakan operasi penyakit masyarakat.

Tepatnya, kepemilikan minuman keras itu telah melanggar aturan yang tidak memperbolehkan adanya peredaran minuman keras. Akibatnya, pemilik pun sempat diamankan jajaran Satuan Sbahara.

Diamankannya miras tersebut saat polisi melakukan patroli wilayah dan razia penyakit masyarakat (pekat). Dari operasi tersebut, satu tempat di Jalan Pelabuhan Samudra Batulicin kedapatan berjualan miras.

Baca: Live Streaming TV One! Live Streaming Semen Padang vs Persika Karawang Pekan 4 Liga 2 Hari Ini

Razia pekat itu sendiri dilaksanakan pada Minggu (6/5/2018) sekitar pukul 22.00 wita. Berbagai macam mereka minuman keras itu diamankan di jalan Pelabuhan Samudera (arah Pelabuhan Pelinda III).

Tindakan itu dilakukan guna membebaskan Kabupaten Tanahbumbu dari peredaran minuman beralkohol.

Hal itu sesuai dengan amanat yang tersirat dalam Perda Tanbu Nomor 27 tahun 2005 tentang Larangan Peredaran Minuman Beralkohol di Kabupaten Tanahbumbu, Pasal 2.

Baca: Hasil Martapura FC vs Blitar United : Skor Masih 0-0, Faris Nyaris Bawa MFC Unggul

Perda itu berisi larangan yang berbunyi dilarang memproduksi, menyimpaann, memiliki, mengkonsumsi, memasok, mengedarkan, menjual dan membeli minuman beralkohol.

Saat razia itu langsung dipimpin Kasat Shabara Polres Tanbu, AKP Gatot Permadi bersama sejumlah jajarannya. Usai menjaring penjual miras, barang bukti tersebut langsung diamankan dan ditindak.

Menurut Kepala Bagian Operasi Polres Tanahbumbu, Kompol Doli M Tanjung, Rabu (9/5/2018) mengatakan pelaku langsung disidangkan. Sementara mirasnya disita hingga nanti ada pemusnahan barang bukti.

"Untuk pelaku berinisial ML sudah disidang tindak pidana ringan dan pelaku didenda sebesar Rp 500.000," katanya.

Selain itu, pelaku juga diberikan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. Bila nantinya kembali kedapatan, hukumannya akan lebih berat lagi.

Doli juga mengimbau kepada masyarakat Tanbu agar bisa menyampaikan pesan kepada para pelaku penjual maupun pemasok minuman beralkohol. Bila kedapatan, jajarannya tak segan untuk bertindak tegas.

"Kami imbau masyarakat untuk turut memerangi peredaran narkotika dan miras. Bila melihatnya segera melaporkannya kepihak kepolisian," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Man hidayat)

Editor: Murhan
Sumber: Banjarmasin Post

Sebelum Tewas, Anak Korban Pembunuhan di Bekasi Tulis Surat: Mama Papa Maafin Kakak Sudah Buat Marah

Berita Populer