Kanal

Infrastruktur Era Jokowi : Komisi V Sebut Pencitraan, Rizal Ramli Akui Kurangi Kesenjangan

Jalan tol Surabaya-Mojokerto sisi Waru, Sidoarjo yang masih sepi karena belum dioperasikan. Foto diambil dari udara menggunakan drone akhir pekan lalu. - SURYA.co.id/m taufik

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengakui pembangunan infrastruktur pada masa pemerintahan Joko Widodo mendapatkan perhatian maksimal bila dibandingkan pemerintahan sebelumnya.

"Memang dia all out terhadap infrastruktur. Kita harus (beri) kredit kepada pemerintah," kata Rizal dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Menurut dia, maksimalnya perhatian Presiden lantaran banyak infrastruktur yang semestinya telah beroperasi sejak beberapa tahun lalu, namun tak kunjung dibangun.

Terutama, infrastruktur di luar Pulau Jawa.

Baca: Live Indosiar! Sriwijaya FC vs Bhayangkara FC : Pekan 8 Liga 1 via Streaming Indosiar Jam 15.30

"Karena pembangunan infrastruktur kebanyakan di Jawa, di daerah-daerah nyaris sedikit, sehingga perbedaan Jawa dan luar Jawa itu jauh sekali. Apalagi di Indonesia timur," sebut Rizal.

Tak heran pula bila dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus menambah anggaran percepatan pembangunan infrastruktur.

Di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, misalnya, anggaran yang dialokasikan naik dari Rp 103,1 triliun pada 2017 menjadi Rp 106,3 triliun untuk tahun ini.

Rizal tak menampik manfaat pembangunan infrastruktur di kawasan Indonesia timur bisa langsung dirasakan masyarakat dalam waktu singkat.

Baca: Live Indosiar! Sriwijaya FC vs Bhayangkara FC : Pekan 8 Liga 1 via Streaming Indosiar Jam 15.30

Beberapa wilayah membutuhkan jangka waktu menengah bahkan panjang, untuk merasakan langsung dampak dari pembangunan tersebut.

"Tapi itu pilihan, dan pilihan itu diperlukan untuk mengurangi kesenjangan di Indonesia," kata dia.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer