Kanal

Dua Warga Amuntai HSU Ditangkap Polisi Balangan Gara-gara Edarkan Zenith di Lampihong

(Foto: Humas Polres Balangan) Warga HSU yang mengedarkan zenith di wilayah Balangan. - via BANJARMASINPOST.co.id/muhammad elhami

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Ini pelajaran bagi siapa saja yang berani mengedarkan obat daftar G di wilayah Kabupaten Balangan, jika tak mau bernasib seperti ini.

Ya, dua warga Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) nekat mengedarkan zenith di wilayah Kabupaten Balangan, akibatnya tak lama kemudian keduanya berhasil diringkus oleh pihak kepolisian Polres Balangan.

(Foto: Humas Polres Balangan) Warga HSU yang mengedarkan zenit di wilayah Balangan. (via BANJARMASINPOST.co.id/muhammad elhami)

Informasi berhasil dihimpun banjarmasinpost.co.id, Sabtu (19/5/2018) dua warga yang nekad mengedarkan pil jin tersebut adalah Haris alias Isar (32) warga Desa Kamayahan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Baca: Kisah Datu Nuraya, Miliki Makam Sepanjang 60 Meter!

Baca: Klasemen & Jadwal Siaran Langsung Liga 1 Pekan 9 Sabtu (19/5) : Persipura vs Madura United!

Baca: Saat Menemukan Dua Musafir Sedang Berpuasa dengan Kondisi Berbeda, Ini yang Dilakukan Nabi

‪Dan Hermani alias Mani (52) warga Jalan Abdul Azis Rt 002 Kelurahan Tambalangan, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.‪

Kapolres Balangan AKBP Moh Zamroni melalui Kasat Resnarkoba AKP Faddilah mengungkapkan, kedua tersangka ini berhasil diringkus berlokasi di jalan Desa Kupang, Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan.‬

Lebih lanjut ia memaparkan sebelum penangkapan ini dilakukan, pada Jumat (16/5/2018) Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Balangan mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa adanya dugaan sering terjadi peredaran obat-obatan terlarang yakni obat daftar "G" jenis carnophen zenith pharmaceuticals.

"Menindaklanjuti informasi tersebut anggota kemudian melakukan penyelidikan, pada hari Kamis (17/5/2018) sekitar jam 21.00 wita anggota mengatur strategi yaitu dengan melakukan Under Cover Buy untuk upaya pengungkapan terhadap tersangka," ujarnya.

Kemudian sekitar jam 21.30 wita bertempat di jalan umum Desa Kupang Kecamatan Lampihong anggota yang melakukan Under Cover Buy berhasil bertransaksi membeli dua bungkus atau sebanyak 200 butir obat daftar "G" seharga Rp.600.000,-

"Dimana untuk satu bungkus atau 100 butir obat Daftar "G" akan di bayar dikemudian harinya," katanya.

Namun setelah bertransaksi, kedua pelaku Haris dan Hermani berangkat menuju pulang, akan tetapi sesampainya di Desa Lampihong Kiri anggota polisi sudah menghadangnya, lalu dilakukan pencegatan dan penangkapan oleh anggota.

"Selanjutnya kedua tersangka beserta barang bukti diamankan ke Polres Balangan untuk penyidikan lebih lanjut," ucapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah 200 butir obat daftar "G" jenis Carnophen produksi zenith pharmaceuticals, 1 buah sepeda motor Yamaha Mio Z Warna Hitam, 2 buah handphone, serta uang tunai Rp.600.000,00.

"Keduanya dikenakan tindak pidana kesehatan sengaja atau mengedarkan kesediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar dan atau mereka yang melakukan, menyuruh, yang menyuruh melakukan dan turut serta melakukan perbuatan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm ketentuan pasal 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan Jo 55 Ayat 1 KUHPidana‬," tutupnya. (banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Ernawati
Sumber: Banjarmasin Post

Satu Keluarga di Bekasi Tewas, Tetangga Dengar Korban Telepon Bahas Uang dan Mobil dengan Nada Keras

Berita Populer