Kanal

Dua Komunitas Kebangsaan di Banjarmasin Ini Senang Bisa Berbagi dengan Anak Panti Asuhan

Keluarga besar Komunitas Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) dan Ikatan Kekeluargaan Antar Suku Bangsa (Ikasba) Kalimantan Selatan ceria berpose bersama pengurus Panti Asuhan Aisyah Banjarmasin. - istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Keceriaan terpancar di wajah Ridhana dan kawan-kawan, penghuni Panti Asuhan Aisyiah di Jalan Pangeran, Banjarmasin, Minggu (20/5) siang.

Hal itu setelah mereka dapat bingkisan dari Komunitas Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) dan Ikatan Kekeluargaan Antar Suku Bangsa (Ikasba) Kalimantan Selatan.

Komunitas itu merupakan representasi perwakilan beragam suku di Indonesia yang berdomisili di Kota Banjarmasin. "Kami sangat senang. Bingkisan itu sangat bermanfaat bagi kami untuk berbuka puasa maupun sahur bersama teman-teman di panti," ucap Ridhana.

Pengasuh Panti Asuhan Aisyiah khusus putri, Atika, menurutkan panti asuhan khusus putri dirikan tahun 2016.

"Anak asuh yang tinggal di sini 36 orang. Mereka dibantu dalam keperluan hidup dan biaya sekolah. Kami berterima kasih atas bantuan para dermawan, termasuk dari FPK dan Ikasba," tandasnya, Selasa (22/05/2018).

Senada diutarakan H Faridah, pengasuh Panti Asuhan Aisyiah di Jalan Pangeran. Bingkisan berupa bahan pangan tersebut sangat bermanfaat untuk anak-anak asuhnya.

"Anak asuh yang kami tampung disini ada 24 orang. Ada yang sudah bekerja dan melanjutkan kuliah di perguruan tinggi," sebutnya.

Ali Musa Siregar dari 'Kepala Suku' Batak Islam, Sumatera Utara, mengatakan aksi sosial itu dilakukan secara spontan. "Saya kontak teman-teman dari kepala suku lain, ternyata responnya positif. Lantaran kesibukan, baru pada terealisasi Sabtu kemarin," ucap koordinator kegiatan ini.

Kepala suku lainnya yang ambil bagian pada kegiatan tersebut yakni Tandau (kepala Suku Dayak Manyan), Tidi Nyarun (ketua Suku Dayak Ngaju), H Sabarno (kepala Suku Pakuojo Jawa), David Setiawan (kepala Suku Betawi).

Lalu, Sauri (Ketua Suku Ponorogo, Taufik Hidayat (Suku Banjar), Jhon Rull (kepala suku NTT), Ali Alguhum (Ketua Suku Arab).

Menariknya, kata Musa, di antara sembilan orang itu, tiga orang beragama nasrani. "Ini sangat menarik, teman-teman dari agama Kristen juga ikut berpartisipasi kumpulan beli barang buat berbagi dengan anak yatim," tegasnya.

Selengkapnya baca di koran Banjarmasin Post edisi, Rabu (23/05/2018).

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Idda Royani
Sumber: Banjarmasin Post

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer