Kanal

Ini Tata Cara, Rukun dan Sunah Khutbah Shalat Idul Fitri atau Shalat Id yang Wajib Dilakukan Khatib

Ilustrasi Salat Id di Banjarbaru - banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Idul Fitri 1439 Hijriah atau Lebaran 2018 diperkirakan jatuh pada Jumat (15/6/2018) ini.

Itu berarti dua hari lagi.

Di hari spesial ini, umat Islam bakal melaksanakan ibadah tahunan bernama salat Idul Fitri atau salat Id secara berjemaah.

Selain mengumandangkan takbir, salat, biasanya juga bakal ada ritual lainnya, yaitu khutbah atau ceramah Idul Fitri yang dilakukan oleh khatib.

Baca: Ustad Abdul Somad Ternyata Penggemar Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari - Datuk Kelampayan

Idul Fitri adalah waktu istimewa.

Dikutip dari situs resmi Nahdlatul Ulama, NU Online, karena posisinya yang spesial ini, Rasulullah memerintahkan umat Islam untuk berduyun-duyun keluar rumah untuk bersama-sama merayakan hari bahagia tersebut.

Perempuan haid juga bisa turut melakukan hal yang sama, meski terpisah dari tempat salat (lihat hadits riwayat Imam Bukhari Nomor 928) namun tak boleh ikut salat.

Baca: 21 Ucapan Selamat Idul Fitri 2018 Untuk Sahabat, Teman, Pacar di Lebaran Ini

Mereka berhak mendengarkan khutbah, melantunkan takbir, berdoa atau zikir lainnya.

Dalam kitab al-Fiqh al-Manhajî ‘ala Madzhabil Imâm asy-Syâfi‘î karya Musthafa al-Khin, Musthafa al-Bugha, dan 'Ali asy-Asyarbaji diterangkan bahwa berbeda dari salat Jumat, khutbah pada salat Id dilaksanakan setelah salat dua rakaat usai, bukan sebaliknya.

Hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim menjelaskan bahwa Nabi Muhammad, Abu Bakar dan Umar juga menunaikan dua salat Id (salat Idul Fitri dan Idul Adha) sebelum khutbah.

Baca: Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Halaman
12
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

Video Detik-detik King Kobra Ditangkap Kurir JNE di Perumahan, Warga Mengaku Lihat Ada 6 Ekor Ular

Berita Populer