Kanal

Cekcok Gara-gara Masalah Ini, Seorang Pria Tega Menganiaya Diang Aminah

korban saat mendapatkan perawatan di rumah sakit - istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Dikarenakan persoalan tanah, pada Senin (11/6/2018) sekitar jam 15.00 wita bertempat di perkebunan karet yang terletak di Desa Mantuyan Rt. 05 Kecamatan Halong, telah terjadi perkara Tindak Pidana Penganiayaan Berat sebagaimana di maksud Pasal 351 ayat (2) KUHPidana.‬

Informasi dihimpun banjarmasinpost.co.id korban adalah Diang Aminah alias Diang (55) warga Desa Mantuyan Rt. 03 Kecamatan Halong.

Adapun tersangkanya adalah Ani alias Abah Aal (50) warga Desa Matuyan Rt. 02 Kecamatan Halong.

Baca: Pulang Mudik, Fatimah Dapati Jejak Kaki Pencuri di Rumah serta Barang yan Berantakan

Mewakili Kapolres Balangan, Kapolsek Halong AKP Toto Herryanto kepada banjarmasinpost.co.id menjelaskan, kronologis kejadian berawal pada hari Senin (11/6/2018) sekitar jam 09.00 wita.

Korban berangkat ke kebun karet miliknya yang berada di Desa Mantuyan Rt. 05 Kecamatan Halong seorang diri.

"Kemudian sekitar jam 15.00 wita korban bertemu dengan tersangka yang mana saat itu sedang menebang pohon karet, kemudian ditanyakan oleh korban " Kenapa ditebang?", kemudian dijawab oleh tersangka " ini tanahku, kamu menanam pohon di tanah milikku"," ungkapnya.

Baca: Badan Langsing dan Perut Rata Dewi Perssik Bikin Warganet Iri, ini Ternyata Tips ala Depe

Setelah korban mendengar ucapan dari tersangka selanjutnya terjadilah cekcok mulut tentang status tanah tersebut, tidak berselang lama tersangka langsung mengambil satu batang pohon karet yang sudah ditebang, dan langsung memukulkan batang pohon karet tersebut ke kepala korban, yang langsung jatuh pingsan.

Setelah beberapa menit kemudian korban sadarkan diri dan langsung menuju pondok kerabatnya yaitu Hadi dan Iyan yang tidak jauh dari tempat kejadian, korban pun menceritakan peristiwa yang terjadi padanya.

"Setelah mengetahui kejadian tersebut Hadi langsung memberitahukan pada Kasran, anak korban, setelah Kasran mengetahui kejadian tersebut ia langsung memberi tahu Bangil, suami korban," ujarnya.

Baca: Rayakan 1 Miliar Pengguna, Instagram Rilis Fitur Baru IGTV, Begini Cara Penggunaannya

Kemudian Bangil dan Kasran bersama-sama menjemput korban ke pondok Hadi dan langsung membawa korban ke Puskesmas Halong, dikarenakan Puskesmas Halong tidak sanggup, selanjutnya korban di rujuk ke Rumah Sakit Balangan untuk mendapatkan perawatan medis.

"Dikarenakan hingga saat ini tidak ada itikad baik dari tersangka kemudian suami korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Halong pada hari Selasa (19/6/2018) sekitar jam 09.00 wita guna di proses hukum lebih lanjut," katanya.

Menurutnya, usai korban melaporkan, jajaran kepolisian langsung bergerak, adapun ‪kronologis penangkapan pada hari Selasa (19/6/2018) sekitar pukul 19.30 wita Anggota Polsek Halong yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Halong melaksanakan Penyelidikan di Desa Mantuyan Kecamatan Halong mencari keberadaan tersangka.

"Dan selanjutnya didapatkan informasi bahwa tersangka berada di dalam rumahnya, kemudian sekitar jam 22.00 wita tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan di dalam rumahnya di Desa Mantuyan Rt. 02 Kecamatan Halong selanjutnya dibawa menuju ke Polsek Halong guna proses Sidik lebih lanjut," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Viral Wanita Terobos Rombongan Presiden Jokowi dan Acungkan Jari Tengah, Tabrak Polisi yang Mengawal

Berita Populer