Kanal

SMPN 6 Tanjung Punya Cara Khusus Jauhkan Siswa dari Narkoba

Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) dan Tim Pusat Studi TB dan HIV Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran - istimewa/yabn

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - AKHIR-akhir ini masalah kenakalan remaja semakin dirasa meresahkan masyarakat, tak hanya di perkotaan, masyarakat desa pun mulai merasakan kekhawatiran karena permasalahan ini.

Dalam satu dekade terakhir kenakalan remaja semakin marak dan menarik perhatian masyarakat.

Fakta menarik dari Badan Narkotika Nasional (BNN) pada tahun 2016 menyebutkan bahwa 27.32% dari pelaku penyalahgunaan narkoba mayoritasnya remaja.

program KREATIF yang dijalankan juga menerapkan sejumlah permainan yang

menyenangkan dalam pembelajarannya. (istimewa/yabn)

Sedangkan fakta lain yang ditemukan pada tahun 2006 oleh Badan Koordinasi Keluraga Berencana (BKKBN) mencatatkan bahwa 15% dari remaja berusia 10-24 tahun di Indonesia melakukan hubungan seksual diluar nikah dengan kasus aborsi sebanyak 460 ribu dilakukan oleh kalangan remaja.

Dunia remaja menjadi masa dimana banyak terjadi konflik antara sesama remaja diusianya, masalah pribadi hingga masalah dengan teman sepergaulannya tidak jarang sangat mudah mempengaruhi sisi psikologis seorang remaja, belum lagi konsep diri yang belum cukup kuat dan mudah terpengaruh lingkungan.

Tidak adanya kesepahaman antara orang tua dan anak semakin memudahkan remaja untuk terjerumus dalam perilaku menyimpang hingga penyalahgunaan obat-obatan terlarang di usianya.

program KREATIF yang dijalankan juga menerapkan sejumlah permainan yang

menyenangkan dalam pembelajarannya. (istimewa/yabn)

Halaman
123
Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer