Kanal

Demi Produktifitas Masyarakat, PT Adaro Indonesia Terus Lakukan Operasi Katarak

Program Corporate Social Resposibility (CSR) PT Adaro Indonesia bersama dengan mitra kerjanya. - Istimewa

Oleh: Aan Nurhadi

PEMBANGUNAN kesehatan masyarakat merupakan salah satu fokus utama program Corporate Social Resposibility (CSR) yang dilaksanakan oleh PT Adaro Indonesia bersama dengan mitra kerjanya.

Perusahaan berkomitmen untuk senantiasa berkontribusi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di daerah operasionalnya. Salah satu program kesehatan yang dilaksanakan setiap tahun adalah program operasi katarak gratis.

Penyakit katarak merupakan proses degeneratif yang sangat dipengaruhi oleh faktor usia, oleh karena itu kasus ini terus meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah lanjut usia.

Katarak ditandai dengan gangguan penglihatan karena kekeruhan pada lensa mata, hingga menyebabkan kebutaan. Penderita katarak bisa kehilangan produktifitas dan menjadi ketergantungan dengan keluarganya atau orang lain.

Program Corporate Social Resposibility (CSR) PT Adaro Indonesia bersama dengan mitra kerjanya. (Istimewa)

Penyakit katarak terjadi pada mayoritas usia diatas 50 tahun, berdasarkan laporan Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) tahun 2014, setiap tahun diperkirakan 1,5% penduduk Indonesia menderita penyakit mata dengan kasus katarak sebesar 0,1% dari jumlah penduduk atau sekitar 250.000 orang setiap tahun.

Sementara itu kemampuan Pemerintah Indonesia untuk melakukan operasi katarak diperkirakan baru mencapai 180.000 pasien per tahun sehingga masih ada 70.000 penderita katarak yang belum dapat ditangani.

Program Corporate Social Resposibility (CSR) PT Adaro Indonesia bersama dengan mitra kerjanya. (Istimewa)

Banyaknya jumlah penderita juga dipengaruhi oleh akses pelayanan kesehatan mata yang masih terbatas di masyarakat, terutama di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan yang belum memiliki fasilitas pelayanan kesehatan mata yang memadai, keterbatasan jumlah dokter spesialis mata, dan distribusi dokter spesialis yang belum merata menjadi kendala yang kerap ditemui masyarakat.

Maka dari itu, perlu kontribusi sektor lain dalam upaya penanggulangan katarak di Indonesia.

Penderita katarak ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia, tidak terkecuali yang ada di sekitar daerah operasional PT Adaro Indonesia (Balangan, Tabalong, Barito Timur, Barito Selatan, Hulu Sungai Utara dan Barito Kuala).

Halaman
123
Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

Video Detik-detik King Kobra Ditangkap Kurir JNE di Perumahan, Warga Mengaku Lihat Ada 6 Ekor Ular

Berita Populer