Kanal

Warga Baharu Selatan Ini Dicokok Saat Menutup Toko Akibat Jual Zenith

Sadarudin pengedar zenith saat di ruang penyidik Polres Kotabaru. - istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Sadarudin alias Amplang (43) hanya bisa pasrah saat diringkus anggota Sat Res Narkoba Polres Kotabaru. Ia dicokok di area Kompleks Pasar Kemakmuran saat menutup toko kasat miliknya, Minggu (1/7/2018) kemarin.

Amplang, warga jalan SMP 5, Kelurahan Baharu Selatan, Kecamatan Pulaulaut Utara ini dibuat tidak berkutik, saat disergap ditemukan barang bukti ratusan butir obat kerjas jenis zenith atau carnophen.

Ratusan butir obat ilegal setelah izin edarnya resmi dicabut pemerintah, itu ditemukan di dalam tas slempang milik pelaku. Selain barang bukti lainnya yaitu uang Rp 550 ribu yang diduga hasil penjualan.

Tidak pelak bersama barang bukti, pelaku sebelumnya sudah lama menjadi target anggota Sat Res Narkoba ini langsung digelandang ke mapolres guna proses hukum lanjut terkait pelanggaran Undang-Undang Kesehatan.

Baca: Head to Head & Prediksi Skor Belgia vs Jepang 16 Besar Piala Dunia 2018 Live TransTV, Hazard Main

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto Sik MH melalui Kasat Res Narkoba AKP Margono membenarkan, anggotanya menangkap pelaku pengedar zenith.

Margono membenarkan pelaku dicokok di kompleks pasar kemakmuran saat akan menutup toko kaset, karena sebelumnya pelaku menjadi target anggotanya.

Ditambahkan Margono, pelaku tertangkap tangan mengedarkan obat zenith, karena sebelumnya anggota juga mengamankan seseorang, ID yang mengaku membeli zenith dari Sadarudin.

"Pelaku dan barang bukti sudah diamankan ke Sat Res Narkoba Polres Kotabaru untuk proses hukum lebih lanjut," tandasnya kepada banjarmasinpost.co.id. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Murhan
Sumber: Banjarmasin Post

Viral Rumah Bohemian Rapsody di Blitar, Gaya Eropa dan Dianggap Mistis, Lihat Video Penampakannya

Berita Populer