Kanal

Tik Tok Diblokir Kemeninfo Sejak Selasa, Bisa Kembali Digunakan Tapi Ada Syaratnya

Aplikasi Tik Tok. - Google Play Store

.CO.Id, JAKARTA - Di saat aplikasi berbagi video Tik Tok mencapai kepopulerannya di Indonesia, tiba-tiba Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kemeninfo) memblokirnya.

Alasan Kemeninfo memblokir Tik Tok adalah adanya pelanggaran konten yang ditemukan antara lain pornografi, asusila, pelecehan agama, dan lain-lain.

Mulai Selasa (3/8/2018) siang aplikais Tik Tok yang bisa diunduh di Google Paly Store sudah tidka bisa diakses.

Baca: Ini Alasan Kominfo Blokir Aplikasi Tik Tok, Bagaimana Nasib Bowo?

Aplikasi asal China itu dinilai memuat konten-konten bermuatan negatif, terutama bagi anak-anak.

Menkominfo Rudiantara, pemblokiran ini sudah terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Baca: Mulai Hari Ini Kemeninfo Blokir Tik Tok, Ini Alasan Pemblokirannya, Sampai Kapan?

Menteri yang kerap disapa Chief RA tersebut juga mengindikasikan pemblokiran ini bersifat sementara.

Ia menyatakan telah meminta Tik Tok untuk membersihkan kontennya.

“Setelah bersih dan ada jaminan untuk menjaga kebersihan kontennya, Tik Tok bisa kami buka lagi,” ujarnya pada KompasTekno via pesan singkat.

Baca: Viral, Banyaknya Video Tik Tok Mengandung Hal Negatif, Warganet Mempetisinya Agar Diblokir

“Pendekatannya kami lakukan seperti kepada Bigo yang telah membersihkan dan menjaga kontennya. Ada puluhan staf Bigo yang kerjanya membersihkan konten untuk Indonesia. Maka Bigo kami buka lagi,” Chief RA menambahkan.

Rudiantara tak menampik bahwa layanan live-streaming seperti Tik Tok bagus untuk mengekspresikan kreativitas.

Baca: Gaji ke 13 Mulai Disalurkan, Ini Besaran Gaji ke 13 Untuk ASN, Polri, TNI, dan Pensiunan

Baca: Klik Link Resmi Pengumuman Hasil SBMPTN 2018 di Sini, UI, ITB, UGM, IPB

Akan tetapi, ia menyayangkan jika platform itu disalahgunakan untuk hal negatif.

Diketahui, 8 DNS Tik Tok telah diblokir untuk sementara.

Ketika membuka aplikasi, pengguna akan tersendat pada pemrosesan (loading) konten.

Konten negatif pada Tik Tok yang ditemukan Kominfo dan dilaporkan masyarakat antara lain bersifat pornografi, asusila, pelecehan agama, dan sebagainya. KompasTekno berupaya menghubungi Tik Tok, namun hingga kini belum ada yang memberikan tanggapan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kominfo Bakal Buka Blokir Tik Tok, Ini Syaratnya

Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer