Kanal

Tiga Pengedar Zenith Dibekuk, Transaksi Biasa Dilakukan Pada Waktu Ini

Rahman Hidayat, Ewang dan Irin diapit anggota - banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Warga Jalan Melati RT 4 Tunggul Irang Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, Bahrin Noor atau akrab disapa Irin tertunduk lesu di bangku ruang Narkoba Polsek Martapura Kota, Senin (9/7).

Jajaran Polsek Martapura Kota mengamankan Pria kelahiran 2 September 1976 itu beserta barang bukti sisa sabu yang berada di pipet, timbangan digital, plastik klep dua kantong dan uang sebesar Rp 200.000 diduga hasil penjualan sabu, dan turut mengamankan dua bong dan uang Rp 712.000 yang diduga hasil penjualan zenith serta satu buah handphone.

Baca: 5 Fakta Hailey Baldwin Tunangan Justin Bieber yang Bikin Heboh, Ternyata Bukan Gadis Sembarangan

Kanit Narkoba Polsek Martapura Kota, Aiptu Sonny Borneo mengatakan, Irin ditangkap setelah pihaknya lebih dulu menangkap Rahman Hidayat.

Melakukan jual beli narkotika golongan I dan telah menggunakan menggedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar berupa obat jenis Carnophen atau Zenith.

Penangkapan pada Minggu (8/7) sekitar pukul 18.00 wita, di Jalan Melati RT 003 Rw 002 Tunggul Irang Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.

Baca: Pria Ini Mendadak Jadi Miliarder Setelah Tak Sengaja Mendapatkan Batu Empedu Babi

“Kami tangkap tanpa hak menjual membeli menerima atau jual beli narkotika golongan I. Sudah kami periksa saksi-saksi,” katanya.

Pihaknya juga mengamankan M Erwani atau Ewang memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika golongan I dan mengedarkan atau menjual Carnophen atau Zenith tanpa izim edar. Warga Jalan Matnoor RT 18 Kotawaringin Barat Kalteng itu ditangkap di lokasi yang sama dengan Irin dan Rahmat.

Ewang, Irin dan Rahmat dikenakan Pasal 112 ayat 1 UU narkotika No 23 Tahun 2009, dan pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Baca: Rizki Ahmad yang Digigit King Cobra Peliharaannya Akhirnya Meninggal Dunia, Pesannya Bikin Haru

“Dari tangan Ewang didapat barang bukti130 butir Carnopen, 11 butir Riklona, 12 butir Esilgan, uang hasil penjualan sebesar Rp 70.000,. Ewang ini juga merupakan hasil pengembangan dari Rahman Hidayat,” tambah Sonny.

Rahman Hidayat mengaku baru saja menggunakan sekaligus mengedarkan Zenith.

Satu keping dijual Rp 95 ribu dan pembeli kebanyakan anak muda.

Hal senada juga diutarakan Ewang dan Irin.

Setiap hari dirinya menjual Zenith lima keping sampai 10 keping, transaksi biasanya dilakukan kala subuh.

“Sama harganya, Rp 95 ribu per keping,” ucap Ewang.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer