Kanal

Sungai Kihung Lestari Perkuat Koperasi untuk Mendukung Ekonomi Nasional

Koperasi yang menjadi salah satu binaan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Balangan. Salah satu usaha yang dibina yaitu usaha jual beli Bokar - Istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID - HARI Koperasi Nasional dirayakan setiap 12 Juli, didasarkan pada peristiwa Kongres Koperasi pertama di Tasikmalaya tahun 1947. Itu artinya, tahun ini hari koperasi telah memasuki usianya yang ke-71.

Adapun tema yang diusung kali ini adalah Penguatan Koperasi Mendukung Ekonomi Nasional.

Berbagai event meramaikan acara puncak peringatan hari koperasi di berbagai daerah, yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan kembali peran koperasi bagi kesejahteraan masyarakat.

Sebab sudah kita akui hadirnya koperasi turut berperan dalam perekonomian bangsa, menciptakan lapangan pekerjaan, membantu modal usaha dan sebagainya.

Koperasi yang menjadi salah satu binaan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Balangan. Salah satu usaha yang dibina yaitu usaha jual beli Bokar (Istimewa)

Selain itu, dari tahun ke tahun juga diharapkan adanya modernisasi manajemen sehingga koperasi lebih berperan lagi menciptakan kesejateraan dan mengurangi kesenjangan di tengah masyarakat.

Tujuan yang sama juga ingin dicapai oleh KSU (Koperasi Serba Usaha) Sungai Kihung Lestari Desa Kalahiang, Kabupaten Balangan.

Koperasi yang menjadi salah satu binaan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Balangan ini juga berkeinginan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayahnya.

Koperasi yang menjadi salah satu binaan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Balangan. Koperasi Serba Usaha Sungai Kihung Lestari desa Kalahiang. (Istimewa)

“Namun tak ada ceremony ataupun perayaan yang dilakukan para pengurus koperasi Sungai Kihung Lestari di Hari Koperasi 2018 ini, tetapi lebih dari itu, momentum ini dimanfaatkan untuk evaluasi serta perencanaan strategi untuk pengembangan unit usaha koperasi yang baru saja dibangun,” ungkap Arsyad ketua KSU Sungai Kihung Lestari.

Unit usaha yang dijalankan oleh koperasi Sungai Kihung Lestari adalah simpan pinjam, pembibitan karet unggul, produksi asap cair dan jual beli bokar (bahan olah karet).

Semua unit usaha yang dijalankan tersebut merupakan unit usaha ekonomi yang sesuai dengan potensi lokal yang hampir 90% masyarakatnya merupakan petani karet.

Koperasi yang menjadi salah satu binaan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) salah satunya Koperasi Serba Usaha Sungai Kihung Lestari desa Kalahiang dengan salah satu usahanya pembibitan karet. (Istimewa)

Meskipun usia koperasi masih muda, namun keberadaan Koperasi Sungai Kigung Lestari mulai memberikan dampak positif dalam peningkatan ekonomi anggota dan juga masyarakat sekitarnya.

“Sejak beroperasinya usaha produksi asap cair dan jual beli bokar dikoperasi ini, harga karet menjadi lebih mahal dan cenderung stabil,” tutur Abdul Samad salah seorang warga.

Bagaimana tidak, dengan koperasi kini petani dapat menjual bahan olahan karetnya ke pabrik langsung, tanpa harus melewati tengkulak yang tak jarang senang bermain dengan harga.

Selain itu tentunya harga jual karet lebih tinggi karena lateks karet yang dibekukan dengan asap cair mampu meningkatkan kualitas karet dengan kadar K3 80% yang akhirnya juga akan menyokong peningkatan harga karet petani.

Koperasi yang menjadi salah satu binaan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Balangan. (Istimewa)

Namun demikian, KSU Sungai Kihung Lestari tak berpuas diri, para pengurus koperasi selalu berupaya untuk terus meningkatkan dan mengembangkan usahanya dan memperluas dampak ekonomi untuk mendukung ekonomi nasional.

Tentunya untuk pengembangan usahanya, koperasi Sungai Kihung Lestrari perlu mendapatkan support dan dukungan dari berbagai pihak terkait untuk bersama memajukan koperasi demi kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah, swasta dan masyarakat harus senantiasa bersinergi untuk menghidupkan koperasi sebagai jalan perekenomian untuk mewujudkan kesejahteraan bagi semua masyarakat” tutup Zulfa Anita Koordinator bidang Ekonomi YABN. (*)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

Kronologi Anggota The Jak Mania Tewas Dikeroyok Oknum Suporter Persib, sempat Minta Tolong

Berita Populer