Kanal

Seram, Terduga Teroris Membajak Truk dan Menyandera Warga Menggunakan Celurit

bpost - BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, YOGYAKARTA - KAWANAN terduga teroris yang diburu polisi di di Desa Sardonoharjo, Ngaglik sempat menyandera warga.

Salah seorang warga Dusun Gondangan, Sardonoharjo, Biworo mengatakan ia mendapatkan cerita langsung dari kakak iparnya Sulis Khusnul Qotimah yang sempat disandera oleh seorang terduga teroris.

"Sebelum menyandera kakak (ipar) saya, dia (seorang terduga teroris) membajak truk. Dia keluar dari truk langsung memegangi dan mengalungi celurit kakak saya. Orang itu sempat bertanya 'orang yang pakai motor itu ke mana (merujuk ke motor yang diikuti dengan membajak truk)," kata dia, Sabtu (14/7).

Baca: Ini Yang Dirasakan Calon Suami Sebelum Lamar Yuanita Christiani

Meski dikalungi celurit, Sulis berhasil berontak dan kabur diselamatkan warga dan polisi.

Setelah menyandera Sulis, diduga Rumah Sulis jadi tempat sembunyi teroris yang menyanderanya dan kemudian terdesak polisi.

Baca: Menyerang dengan Senjata Tajam, Tiga Teroris Terpaksa Ditembak, Akhirnya Tewas

Ditambahkan Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yulianto, pada Rabu (11/7), Densus 88 melakukan penggeledahan di sebuah rumah kontrakan RT 05/RW 35 Bedingin, Wetan Sumberadi, Mlati, Sleman yang ditinggali oleh FSH (45) dan keluarganya.

Dari proses pengeledahan yang berlangsung sekitar 1 jam, polisi mengamankan beberapa buku, dokumen, laptop, sebuah pedang, busur dan anak panah.

Baca: Susi Sering Lihat Hantu Karena Punya Kemampuan Indigo

Densus 88 juga mengamankan dua terduga teroris di Bantul.

Salah seorang yang ditangkap dikenal warga sebagai penjual busur panah secara online.

Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post Edisi Cetak

Wanita Tewas Dalam Lemari Pernah Unggah Foto Bersama Pelaku, Sempat Usir dari Kos sebelum Dibunuh

Berita Populer