Kanal

Bupati Ansharuddin Belajar Sistem dan Manajemen Pabrik Karet ke Sambas, Kalimantan Barat

Bupati Ansharuddin beserta pejabat Pemkab Balangan foto bersama Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili dilokasi Pabrik Karet PT Sumber Djati Sore - istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Perjalanan panjang dilewati rombongan Pemerintah Kabupaten Balangan dipimpin Bupati H Ansharuddin yang bertolak dari Bumi Sanggam untuk melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Sebelum sampai di Sambas, rombongan Bupati yang bertolak dari Balangan pada Sabtu (14/7) itu terlebih dulu singgah di Pontianak pada Senin (16/7).

Kemudian, di perjalanan menuju Sambas, Bupati Ansharuddin singgah lagi memenuhi undangan acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Kubu Raya, Selasa (17/7).

Seakan tak lelah, usai menghadiri peringatan Harjad Kabupaten Kubu Raya, rombongan langsung bergerak menuju Kabupaten Sambas yang memang menjadi tujuan utama dalam perjalanan tersebut.

Setibanya di bagian pantai barat paling utara dari wilayah Provinsi Kalimantan Barat itu, rombongan Pemkab Balangan disambut hangat oleh Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili hingga kemudian diajak berkunjung ke beberapa tempat, salah satunya Pabrik Karet PT Sumber Djati Sore yang memang manjadi salah satu tujuan yang ingin didatangi Pemkab Balangan.

Bupati Ansharuddin pun sangat mengapresiasi sambutan Bupati Atbah Romin Suhaili yang tak segan menjamu dan menghandle seluruh kegiatan kunjungan Pemkab Balangan tersebut.

Terkait kunjungannya ke salah satu pabrik pengolahan karet di Sambas tersebut, Bupati Ansharuddin mengaku memang ingin belajar dan mencari ilmu tentang sistem dan manajemen pabrik karet kebanggaan masyarakat ‘Negeri Laksana Kembang Setaman’ itu.

“Balangan merupakan daerah penghasil karet. Sejak dulu saya ingin mendirikan pabrik karet untuk mengangkat harga jual karet dan menyejahterakan petani karet. Nah, kunjungan kerja ini bertujuan untuk menggali informasi lebih jauh tentang pabrik karet di Sambas, sehingga bisa dipakai di Balangan,” terang Ansharuddin.

Bupati Ansharuddin berharap, pabrik karet maupun lateks yang digagasnya bersama Wakil Bupati Balangan H Syaifullah bisa berjalan sesuai harapan. Sehingga perekonomian warga Balangan bisa semakin baik.

Sementara itu, dalam perbincangannya bersama Manager PT Sumber Djatin Unit Sambas Daniel Sate, kebutuhan karet di Sambas setiap bulannya mencapai 2.000 ton, sedangkan kemampuan hanya sekitar 1.500 ton.

Maka dari itu, pihaknya perlu menerima karet dari luar.

“Di Balangan, hasil satu tahun karet mencapai 28.000 ton. Jadi, sudah sewajarnya di Balangan didirikan pabrik karet,” beber Ansharuddin.

Dari hasil dialog dengan Direksi PT Aumber Djatin ini, Bupati Ansharuddin menyatakan akan menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut.

“Insya Allah akan kita tindaklanjuti dengan mengadakan MoU dengan pihak perusahaan PT Sumber Djantin ini,” pungkasnya.(*/aol)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Ditemukan Tewas di Sawah, Mahasiswi Aceh Ternyata Dibunuh Pacar karena Alasan Ini

Berita Populer