Kanal

Hery Sasmita Dicegat Polisi di Tengah Jalan Saat Akan Temui Pengacaranya

Kapolres Batola AKBP, Mugi Sekar Jaya - banjarmasin post group/ edi nugroho

BANJARMASINPOPST.CO.ID, MARABAHAN - Polres Batola akhirnya menetapkan Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita yang diduga memukul H Nuri Al Banjari atau H Jainuri penjaga kubah Abdussamad (58), di Jalan Veteran Kabupaten Batola, sebagai tersangka.

“Iya kalau Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita sudah masuk penyidikan tentu statusnya kalian semua mengerti kan. Saya nggak perlu menyebutkan,” kata Kapolres Batola AKBP, Mugi Sekar Jaya, kepada para wartawan Selasa (24/7/18).

Menurut Mugi, polisi mengetahui ketika tersangka Hery Sasmita ingin menuju Banjarmasin dan dicegat di tengah jalan anggota Reskrim Polres Batola. Petugas menangkap Hery Sasmita saat hendak menuju Banjarmasin, persis di Kecamatan Rantaubadauh.

Baca: Dibangun Pakai Dana Desa Rp 1,8 Miliar, Kantor Desa Ini Mirip Istana Negara

“Anggota kami mencegat dan menangkap Hery Sasmita dan sementara dilakukan penahanan dalam waktu 1 kali 24 jam. Informasi dari tersangka ke Banjarmasin mau menemui pengacaranya. Jadi jangan diasumsikan mau melarikan diri,” terang Mugi,

Dijelaskan Mugi, tersangka Hery Sasmita mulai ditangkap dan diperiksa Senin (23/4/18) pukul 21.00 Wita. Sedangkan untuk penahanan tersangka Hery Sasmita sampai batas waktu pukul Selasa (24/7/18) pukul 21.00 Wita malam ini.

Baca: Berniat Melerai Pertengkaran Murid, Guru di Cindaialus Justru Dilaporkan ke Polisi

Untuk diketahui, Hery Sasmita menjadi tersangka terkait kasus penganiayaan terhadap H Zainuri (56) berdasarkan laporan korban yang termaktub dalam surat LP/83/VII/2018/KALSEL di Polres Batola, pada Kamis (19/7/2018) lalu.

Nahas dialami H Nuri Al Banjari atau H Jainuri, (58), salah satu penjaga kubah Abdussamad, di Jalan Veteran Kabupaten Batola, Kamis (19/7/18) pagi lalu. Kakek ini menjadi korban pemukulan Kabag Humas Pemkab Batola Heri Sasmita hingga berdarah-darah.

Baca: Cek di Link Ini, Pengumuman Soal Penerimaan dan Pendaftaran CPNS 2018, Terkait Tanggal dan Formasi

Awal kejadian, Nuri warga Jalan Panglima Wangkang RT 07, RW 03, Kecamatan Marabahan ini seperti biasa membersihkan dan menjaga kubah tersebut. Sekitar pukul 08:30 Wita, datang Hery Sasmita Kabag Humas Pemkab Batola yang masuk ke kawasan kubah dengan sepatu.

“Saya tegur Hery ada kawasan tertentu kubah tak boleh pakai sepatu. Saya menegur Heri karena termasuk zuriat di sini. Tiba-tiba saya ditampar Heri dan raum atau seperti mau pingsan. Heri pun berteriak, kada tahukah ikam siapa aku di Marabahan,” kata Nuri menirukan ucapan Heri.

Baca: 7 Menteri Kabinet Kerja Presiden Jokowi Bakal Mencaleg, Ini yang Dilakukan Bawaslu

Anak Nuri yang di sekitar lokasi pun berusaha melerai pemukulan itu, tapi Hery malah melayangkan pukulan ke arah muka Nuri untuk kedua kalinya. (banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Banjarmasin Post

Hasil Final Polling Mata Najwa di 3 Sosmed, Prabowo-Sandi Unggul dari Jokowi-Ma'ruf Amin

Berita Populer