Kanal

Hery Sasmita Resmi Ditahan, Polres Batola Jebloskan ke Sel Bersama Tahanan Lainnya

Kapolres Batola AKBP, Mugi Sekar Jaya - edi nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Polres Batola secara resmi menahan Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita yang diduga memukul H Nuri Al Banjari atau H Jainuri penjaga kubah Abdussamad (58), di Jalan Veteran kabupaten setempat.

“Yaa kami resmi menahan Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita Selasa (24/7/18) malam,” kata Kapolres Batola AKBP, Mugi Sekar Jaya kepada Bpost Online, Rabu (25/7/18) dini hari.

Menurut Mugi, penahanan terhadap Hery Sasmita setelah yang bersangkutan selesai dilakukan pemeriksaan dan alat bukti yang ada sudah mencukupi. Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita tidak ada bedanya dengan tahanan lainnya.

Baca: Capres-Cawapres 2019 - Beredar Foto SKCK Prabowo untuk Nyapres 2019, Gerindra Ngaku Tak Tahu!

“Tak ada perlakuan khusus terhadap tersangka.. termasuk sel tersangka Hery Sasmita,” tegas Mugi.

H Nuri Al Banjari atau H Jainuri (58) penjaga kubah Abdussamad, di Jalan Veteran Kabupaten Batola, yang diduga dianiaya Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita, Kamis (19/7/18) pagi lalu. H Nuri difoto Bpost di rumahnya, Senin (23/7/18) sore. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Sebelumnya Polres Batola akhirnya menetapkan Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita yang diduga memukul H Nuri Al Banjari atau H Jainuri penjaga kubah Abdussamad (58), di Jalan Veteran Kabupaten Batola sebagai tersangka.

Baca: Pertama Dibonceng Masih Hidup Lalu Meninggal Dunia di Motor, Ini Fakta Jenazah Dibonceng

“Iya kalau Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita sudah masuk penyidikan tentu statusnya kalian semua mengerti kan. Saya ngga perlu menyebutkan,” kata Kapolres Batola AKBP, Mugi Sekar Jaya, kepada para wartawan Selasa (24/7/18) sore.

Lokasi kubah Abdussamad, di Jalan Veteran Kabupaten Batola yang menjadi tempat pemukulan H Nuri Al Banjari atau H Jainuri (58) penjaga kubah setempat oleh Kabag Humas Batola Hery Sasmita. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Menurut Mugi, polisi mengetahui ketika tersangka Hery Sasimuia ingin menuju Banjarmasin dan dicegat di tengah jalan anggota Reskrim Polres Batola. Petugas menangkap Hery Sasmita saat hendak menuju Banjarmasin, persis di Kecamatan Rantau Badauh.

Baca: Kuasa Hukum H Nuri Yakin Satu atau Dua Hari ke Depan Hery Sasmita Bisa Ditahan

“Anggota kami mencegat dan menangkap Hery Sasmita dan sementara dilakukan penahanan dalam waktu 1 kali 24 jam. Informasi dari tersangka ke Banjarmasin mau menemui pengacaranya. Jadi jangan diasumsika mau melarikan diri,” terang Mugi,

Dijelaskan Mugi, tersangka Hery Sasmita mulai ditangkap dan diperiksa Senin (23/4/18) pukul 21.00 Wita. Sedangkan untuk penahanan tersangka Hery Sasmita sampai batas waktu pukul Selasa (24/7/18) pukul 21.00 Wita malam ini.

Untuk diketahui, Hery Sasmita menjadi tersangka terkait kasus penganiayaan terhadap H Zainuri (56) berdasarkan laporan korban yang termaktub dalam surat LP/83/VII/2018/KALSEL di Polres Batola, pada Kamis (19/7/2018) lalu.

Baca: Hery Sasmita Diperiksa Enam Jam. Istri dan Kakak Setia Menemani

Kejadian pemukulan terhadadap H Nuri Al Banjari atau H Jainuri, (58), salah satu penjaga kubah Abdussamad, di Jalan Veteran Kabupaten Batola, terjadi Kamis (19/7/18) pagi lalu. Kakek ini menjadi korban pemukulan Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita hingga berdarah-darah.

Awal kejadian, Nuri warga Jl Panglima Wangkang RT 07, RW 03, Kecamatan Marabahan ini seperti biasa membersihkan dan menjaga kubah tersebut. Sekitar pukul 08:30 Wita, datang Heri Sasmita Kabag Humas Pemkab Batola yang masuk ke kawasan kubah dengan sepatu.

Baca: Hery Sasmita Dicegat Polisi di Tengah Jalan Saat Akan Temui Pengacaranya

“Saya tegur Hery ada kawasan tertentu kubah tak boleh pakai sepatu. Saya menegur Hery karena termasuk zuriat di sini. Tiba-tiba saya ditampar Heri dan raum atau seperti mau pingsan. Heri pun berteriak, kada tahukah ikam siapa aku di Marabahan,” kata Nuri menirukan ucapan Heri.

Anak Nuri yang di sekitar lokasi pun berusaha melerai pemukulan itu, tapi Heri malah melayangkan pukulan ke arah muka Nuri untuk kedua kalinya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer