Kanal

Akibat Pukulan Telak Hery Sasmita, H Nuri Al Banjari Sudah 2 Hari Masuk RS, Kepala dan Matanya Sakit

H Nuri Al Banjari atau H Jainuri (58) penjaga kubah Abdussamad, di Jalan Veteran Kabupaten Batola, yang diduga dianiaya Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita, Kamis (19/7/18) pagi lalu. H Nuri difoto Bpost di rumahnya, Senin (23/7/18) sore. - Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pukulan yang diduga dilakukan Hery Sasmita kepada H Nuri Al Banjari atau H Jainuri penjaga kubah Abdussamad (58) berdampak. Kini H Nuri dirawat intensif di rumah RSUD Abdul Aziz Kabupaten Batola.

“Saya sering pusing di bagian kepala,” kata H Nuri dengan nada lemah, Kamis (26/7/18).

Istri H Nuri yang mendampingi di rumah sakit, menyatakan suaminya mengalami pusing di kepala bagian belakang dan terasa sakit di bagian mata akibat kena pukulan. H Nuri telan dirawat dua hari ini di rumah sakit.

Baca: Live TVRI! Link Live Streaming Man City vs Liverpool via Streaming TVRI ICC 2018

Pemkab Batola sendiri mengambil langkah cepat dengan ditahannya Hery Sasmita yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Humas Pemkab Batola yang diduga memukul H Nuri Al Banjari atau H Jainuri penjaga kubah Abdussamad (58), di Jalan Veteran Kabupaten Batola.

Baca: Link Live Streaming Juventus vs Munchen ICC 2018 Tidak Live TVRI, Ini Alternatif Link Lainnya

H Jainuri penjaga kubah Abdussamad Batola, korban penganiyaaan Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita . (istimewa)

“Iya Hery Sasmita telah kita bebastugaskan sementara dari jabatannya menyusul yang bersangkutan ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Sekda Kabupaten Batola Supriyono.

Menurut Supriyono, untuk plh Kabag Humas ditunjuk sementara M Antoni yang selama ini menjabat asisten II Pemkab Batola. Pasca kasus Hery Sasmita, diharapkan semua aparatur sipil negara (ASN) Batola untuk bisa melayani masyarakat sebaik-baiknya dan bisa memberikan pelayanan prima.

“Semua standar pelayanan prima harus dilakukan semua ASN di Batola,” katanya.

Untuk diketahui, Hery Sasmita menjadi tersangka terkait kasus penganiayaan terhadap H Zainuri (56) berdasarkan laporan korban yang termaktub dalam surat LP/83/VII/2018/KALSEL di Polres Batola, pada Kamis (19/7/2018) lalu.

Kejadian pemukulan terhadadap H Nuri Al Banjari atau H Jainuri, (58), salah satu penjaga kubah Abdussamad, di Jalan Veteran Kabupaten Batola, terjadi Kamis (19/7/18) pagi lalu. Kakek ini menjadi korban pemukulan Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita hingga berdarah-darah.

Kapolres Batola AKBP, Mugi Sekar Jaya (edi nugroho)

Awal kejadian, Nuri warga Jl Panglima Wangkang RT 07, RW 03, Kecamatan Marabahan ini seperti biasa membersihkan dan menjaga kubah tersebut.

Sekitar pukul 08:30 Wita, datang Heri Sasmita Kabag Humas Pemkab Batola yang masuk ke kawasan kubah dengan sepatu.

“Saya tegur Hery ada kawasan tertentu kubah tak boleh pakai sepatu. Saya menegur Hery karena termasuk zuriat di sini. Tiba-tiba saya ditampar Heri dan raum atau seperti mau pingsan. Heri pun berteriak, kada tahukah ikam siapa aku di Marabahan,” kata Nuri menirukan ucapan Heri.

H Nuri Al Banjari dan Hery Sasmita (KOLASE BPOST ONLINE/twitter)

Anak Nuri yang di sekitar lokasi pun berusaha melerai pemukulan itu, tapi Heri malah melayangkan pukulan ke arah muka Nuri untuk kedua kalinya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer