Kanal

Berdalih untuk Pesugihan, Pria ini Setubuhi Anak di Bawah Umur 30 Kali Lebih, Begini Modusnya

Tersangka Pencabulan anak di bawah umur, saat Kapolres memberikan keterangan pers di Aula Kantor Mapolres HST, Kamis (26/7/2018). - BANJARMASINPOST/HANANI

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sepandai-pandainya menyembunyikan kejahatan, akhirnya terbongkar juga. Seorang anak di bawah umur, berusia 15 tahun dari Kecamatan Pandawan, Hulu Sungai Tengah, dicabuli pria bernama Basuki (55) hingga hamil.

Perbuatan tersangka tersebut, diketahui pihak keluarga korban, setelah melihat perubahan fisik, dimana anak tersebut badannya kian bongsor, hingga perutnya membesar.‎

Sang anak pun mengaku disetubuhi 10 kali oleh Basuki, hingga orangtua korban melaporkannya ke Polres HST 17 Juli 2018 lalu.

Baca: Live Indosiar! Link Live Streaming Persebaya vs Persib Liga 1 2018 via Streaming Indosiar Vidio.com

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, didampingi anggota Unit Perlindungan Anak dan Perempuan, Satreskrim Polres HST Kamis (26/7/2018) saat  Press Confrence menjelaskan, tersangka ditangkap bersama istrinya Hamisah (39).

Kapolres menjelaskan, motif tersangka mencabuli korban adalah ingin kaya, melalui pesugihan.

Modusnya, dia meminta istrinya mencarikan seorang gadis muda perawan, untuk disetubuhi.

Konyolnya, sang istri menyetujui, dan berhasil membujuk dan merayu korban, disertai ancaman.

Baca: NEWS VIDEO : Begini Kondisi Rumah Nenek Mustika Yang Menjadi Viral Di Medsos

"Tiap kali disetubuhi, korban diberi uang oleh Hamisah disertai ancaman agar tidak berteriak. Disebutkan, pertama kali korban dicabuli. Korban di bawa ke sebuah gubuk di tengah sawah, difasilitasi istrinya itu," kata Kapolres.

Konyolnya lagi, yang dijadikan korban adalah ponakan suaminya sendiri, yaitu anak dari saudara Basuki.

Tak hanya sekali, tersangka mengaku melakukannya lebih dari 30 kali.

Baca: Empat Begal Truk yang Selalu Tusuk Korbannya Dibekuk Polisi

"Sebagian diketahui istri, sebagian dilakukan di rumah saat istri tidak ada. Saya melakukannya 2 kali dalam seminggu, " ungkap Basuki saat ditanya Kapolres.

Agar tak hamil, tersangka memberinya pil KB. Korban akhirnya tinggal di rumah pamanya tersebut.

Namun, akhirnya perbuatan tersangka terbongkar setelah korban berbadan dua dan mengakui kepada orangtuanya, telah dipaksa paman dan bibinya tersebut melayani untuk berhubungan badan.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Banjarmasin Post

Viral Wanita Terobos Rombongan Presiden Jokowi dan Acungkan Jari Tengah, Tabrak Polisi yang Mengawal

Berita Populer