Kanal

BREAKING NEWS - Desa Bangkau HSS Geger, Ada Warganya Kebal Dibacok Penyetrum Ilegal

Suasana Pasca Informasi warga Bangkau diserang penyetrum. Korban terlihat masih memakai baju yang robek pasca diserang danau Bangkau. - Istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Masyarakat Desa Bangkau Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) digegerkan dengan kabar adanya warga setempat yang diserang oleh para penyetrum ikan, Kamis, (26/7).

Korban yang diserang oleh para penyetrum bahkan dikabarkan kebal terhadap serangan senjata tajam dan kembali ke Desa Bangkau dengan kondisi selamat.

Berdasarkan data yang dihimpun, Korban diketahui bernama H Hariadi (50) warga desa Bangkau.

Baca: BREAKING NEWS - Lakukan Kegiatan Ini, 2 Bule Jerman Diamankan Timpora Tanahbumbu di Hotel Satui

Pengakuan dari Warga RT 01 ini kepada warga setempat dan pihak berwajib mencari ikan ke danau Bangkau sekitar pukul 06.00 Wita. Dalam perjalananya menuju Bangkau, dia dihadang oleh tiga orang yang diduga para penyetrum ikan.

Selanjutnya, H Hariadi mengaku diserang oleh tiga orang dan satu di antaranya melakukan penyerangan dengan senjata tajam ke sejumlah bagian tubuhnya.

Masih menurut pengakuannya kepada sejumlah warga setempat dan pihak kepolisian, bagian yang ditebas bagian bahu, lengang kiri dan kanan hingga bagian pinggang. Namun tidak ada luka yang dialami oleh korban.

Baca: 4 Langkah Pendaftaran CPNS 2018 di Situs Resmi Penerimaan CPNS, sscn.bkn.go.id

Dia membuktikan informasinya dengan menunjukkan sobekkan baju yang dipakainya kepada warga dan aparat kepolisian.

Setelah itu, dia mengaku melarikan diri setelah diserang oleh penyetrum dengan membawa perahu cesnya kembali ke Desa Bangkau.

Sementara itu, pihak kepolisian yang mendapatkan informasi itu langsung bergerak cepat. Puluhan anggota kepolisian langsung dikirim ke Desa Bangkau.

Kasat Reskrim Polres HSS AKP Susilo mengatakan bahwa ada sekitar 30 personil yang diturunkan ke Desa Bangkau setelah adanya informasi yang beredar itu.

"Kita langsung melakukan visum kepada korban yang mengaku di serang oleh sejumlah penyetrum di Danau Bangkau," katanya.

Disebutkannya ada sejumlah kejanggalan terkait dengan peristiwa itu. Hasil visum tidak ada ditemukan adanya tanda-tanda bekas goresan dari benda tajam.

"Misalkan benar kebal, kemungkinan adanya bekas dari benturan senjata tajam harusnya ada saat hasil visum," katanya.

Selain itu, robek yang terjadi juga ada terdapat kejanggalan. Sobek bekas bacokan yang disebutkan oleh Korban ada kejanggalan. Bagian dalam baju robek namun bagian luar bajunya tidak sobek.

"Ada juga sobekan baju bagian luar berbentuk horizontal namun baju lapisan dalam sobekanya berbentuk vertikal," katanya heran.

Hingga berita ini diturunkan, korban yang dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka sedikit pun masih dalam pemeriksaan oleh aparat kepolisian di Polres HSS (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer