Kanal

Dua Pelatih Nasional NPC Berbagi Ilmu Kepelatihan di Cabang Bulutangkis dan Tenis Meja

Pelatihan bulutangkis di Gedung F3 Banjarbaru, Banjarbaru, 22-29 Juli 2018 - istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - National Paralympic Commitee (NPC) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pelatihan pelatih di cabang bulutangkis dan tenis meja, yang berlangsung sejak 22 hingga 29 Juli 2018.

Pada pelatihan yang digelar di Banjarbaru, NPC Kalsel mendapat kesempatan dihadiri oleh dua pelatih NPC Pusat yakni, Rima Ferdianto dari cabang tenis meja dan Jarot Hernowo dari cabang bulutangkis.

"Saya memberikan teknik dasar tenis meja secara umum dulu, setelah pelatih menguasai baru dikhususkan dalam tambahan menu disabilitas, misal pada pengguna kursi roda, tongkat, atau kaki palsu, masing-masing ada porsinya," terang Rima Ferdianto.

Baca: Prediksi Skor Liga 1 2018 Barito Putera vs Madura United Versi Pelatih Sepakbola NPC Kalsel, 3-0

Senada dengan cabang tenis meja, Jarot Hernowo juga punya kiat-kiat khusus di cabang bulutangkis. Pelatih tim bulutangkis Asian Para Games ini, menyebutkan bulutangkis difabel bermain lebih terstruktur.

"Utamanya teknik dasar pukulan, kemudian footwork pemain. Dibandingkan bulutangkis pada umumnya, difabel intensitas smashnya lebih rendah. Sehingga pelatih harus beradaptasi sesuai kebutuhan dan tingkat kemampuan pemain," jelas Jarot Hernowo.

Baca: Prediksi Skor Manchester United (MU) vs Liverpool ICC 2018 Live TVRI

Dari total 34 peserta, masing-masing dari cabang tenis meja dan bulutangkis yang berjumlah 17 pelatih, ketua panitia pelaksana, Aries Pramono menuturkan, pelatihan ini dapat menjadi bekal terutama buat pelatih di kabupaten/kota untuk membina atlet difabel di daerahnya.

"Tujuannya tentu meningkatkan kualitas pelatih dan memberikan pemahaman kepada pelatih untuk atlet disabilitas, yang terpenting lagi metode dan pendekatan untuk paralimpian lebih dimatangkan lagi," ujarnya.

Baca: Link Live Streaming TVRI - Live Streaming Arsenal vs PSG ICC 2018 Sabtu (28/7) Malam Ini

Diungkapkannya, cabang tenis meja dan bulutangkis dinilai belum dapat berprestasi maksimal. Ia pun berharap dapat pelatihan ini dapat memberikan efek peningkatan prestasi di kancah nasional.

Pelatihan bulutangkis dilakukan di Gedung F3 Banjarbaru, sedangkan tenjs meja berlangsung di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan, Martapura.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer