Kanal

Koalisi Baru Bagi Remaja Dalam Perangi Narkoba

Pelatihan Pendidik Sebaya Bagi Remaja Sekolah Menengah Atas Sederajat Untuk Menanggulangi Bahaya Narkoba di Kalangan Remaja - istimewa/ Yayasan Adaro Bangun Negeri

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Meski akhir-akhir ini Indonesia tengah disibukkan dengan riuh dan hangatnya peta perpolitikan yang mulai semakin menyeruak. Namun disisi lain pisau tajam ancaman narkoba masih melingkar di leher generasi bangsa Indonesia yang kapanpun siap memutuskan masa depan mereka.

NaRkoba ibarat benalu yang terus tumbuh dan menyerang bibit-bibit calon penerus bangsa, secara perlahan kalangan remaja dirambati oleh iming-iming coba-coba hingga terjerat dan terperangkap dalam lingkar obat-obatan terlarang.

Fakta memilukan juga dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) pada tahun 2016 yang menyebutkan bahwa 27.32% dari pelaku penyalahgunaan narkoba mayoritasnya dari kalangan remaja.

Sedang di Kalimantan Selatan sendiri pernah tercatat 55.598 orang pernah kecanduan narkoba di tahun 2015, dan di Kabupaten Tabalong tahun jumlah kasus penyalahgunaan narkoba di sebanyak 66 kasus di tahun yang sama.

Jumlah pengguna narkoba di kalangan remaja yang meningkat seiring waktu semakin dirasa meresahkan bagi masyarakat, pembekalan kepada remaja tentang bahaya narkoba terus dilakukan.

Berbagai macam usaha untuk mencegah penyebaran penyalahgunaan obat-obatan terlarang dilingkungan remaja, sosialisasi dan rehabilitasi menjadi langkah yang kerap digunakan.

Pencegahan narkoba sejak usia dini menjadi langkah terbaik untuk dilakukan, serangkaian tindakan preventif dilakukan untuk menutup jalur perkembangan narkoba, sosialisasi berkala, spanduk anti narkoba dan serangkaian tes urin kerap dilakukan di sekolah-sekolah untuk mengantisipasi dan mendeteksi penyebaran narkoba dikalangan remaja, namun angka penyalahgunaan obat-obatan terlarang masih stagnan dan cukup sulit untuk diturunkan.

Narasumber menjelaskan bahwa pendekatan dan perubahan perilaku yang paling mudah dilakukan salah satunya adalah dari kalangan remaja sendiri (istimewa/ Yayasan Adaro Bangun Negeri)

Pelatihan Pendidik Sebaya menjadi langkah awal yang dilakukan. Bertempat di Gedung Informasi puluhan siswa sekolah menengah atas sederajat yang berasal dari Kabupaten Tabalong dan Balangan dibekali pemahaman bagaimana narkoba dapat memutus harapan masa depan seorang pemuda dan bagaimana menjadi seseorang yang dapat menyelamatkan teman sebayanya dari iming-iming obat terlarang.

“Bila narkoba dapat bersumber dari teman sepergaulan, maka kita dapat mencegahnya dengan metode yang sama, oleh sebab itu kami melakukan pelatihan pendidik sebaya bagi 95 siswa yang berasal dari sejumlah sekolah menegah tingkat atas yang berada di Kabupaten Tabalong dan Balangan, agar nantinya mereka dapat memberikan pemahaman kepada teman sebayanya untuk menghindari narkoba dan perilaku berpotensi terjangkit HIV/AIDS," ungkap Martina Jessica, Staff Bidang Kesehatan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) sebagai pelaksana kegiatan.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Banjarmasin Post

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer