Kanal

Pencanangan Vaksin MR Diwarnai Senyum dan Tangis, di HST Targetkan Sasar 70.579 Anak

Salah satu siswa SDN Barabai Timur I menangis saat diberikan vaksin MR oleh petugas kesehatan HST, Rabu (1/8/2018) - banjarmasinpost.co.id/hanani

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Dinas Kesehatan Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan pencanangan kampanye Measless Rubella (MR). Bersamaan itu, Dinkes mulai melaksanakan pemberian vaksin Measless Rubella (MR) , Rabu (1/8/2018).

Tempat yang pertama menjadi sasaran imunisasi tersebut adalah anak-anak SDN I Barabai, di Jalan Kartini, Barabai. Kegiatan ini, dihadiri Plt Bupati HST HA Chairansyah.

Pada pencanangan tersebut, disaksikan Plt Bupati HST Chairansyah dan jajaran Dinkes tiga perwakilan anak mendapatkan vaksin MR perdana. Mereka berasal dari TK, SD dan MTs. Saat dilakukan vaksin, seorang yang berpakaian ala tokoh anak-anak, duduk menemani mereka. Tak ada rasa takut atau cemas.

Anak-anak tersebut, malah tersenyum ceria. Namun, sedikit kendala mulai dihadapi tim petugas pemberi vaksin, saat vaksin berlangsung, anak-anak yang duduk di kelas I sampai III ada yang takut, ada yang menjerit bahkan menangis histeris. Meski demikian, anak-anak ini berhasil divaksin dengan cara dibujuk dan dipegang badannya.

Baca: Empat Jam, 20 Kendaraan Terciduk Overdimensi di Jembatan Timbang Lianganggang

Hasmi, petugas dari Puskesmas Barabai HST kepada banjarmasinpost.co.id mengatakan, hari ini, target pemberian vaksin di hari pertama yang dilaksanakan di SDN I Barabai dengan jumlah siswa sebanyak 400 anak.
“Program vaksin MR ini dilaksanakan sejak 1 Agustus sampai September 2018 mendatang. Waktunya cukup panjang, karena banyak sekali sasaran yang divaksin termasuk anak-anak di pondok pesantren,”katanya.

Untuk kendala yang mereka hadapi, terangnya, terjadi saat proses vaksin berlangsung ada anak yang sulit diajak kerjasama karena masih kecil sehingga masih takut dengan jarum suntik. “Memang ada yang sempat nangis, ngamuk dan pura-pura pingsan, karena takut jarum suntik. Tapi semuanya bisa diatasi,”kata Hasmi.

Pemberian vaksin imunisasi MR sudah di laksanakan pada 2017 secara Nasional, fase pertama di pulau Jawa. Di HST, ada 70.579 anak yang menjadi sasaran, dengan jumlah tenaga pelaksana 220 orang, tersebar di 955 pos pelayanan kesehatan.Kegiatan sosialisasi dan advokasi telah dilaksanakan baik tenaga kesehatan, pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama serta berbagai lintas sektoral terkait.

Baca: Jelang Perayaan Agustusan Rental Outdoor Siapkan 122 Tenda

Kadinkes HST drg H Kusudiarto menjelaskan, dengan Imunisasi MR, anak anak bisa terhindar dari berbagai macam penyakit manular yang berakibat radang paru, radang otak, kebutaan dan diare. Disamping itu bisa juga mencegah kelainan jantung, kelainan mata, tuli, keterlambatan perkembangan serta kerusakan jaringan otak.

" Insya Allah target sasaran tercapai, didukung ketersedian vaksin dan logistic yang cukup untuk HST,”katanya. Plt Bupati HST H A Chairansyah menyatakan, Pemkab HST mendukung program pemerintah pusat tersebut."Kita selalu memantau kegiatan ini, apa yang menjadi kekurangan akan sagera di koordinasikan melalui Dinas Kesehatan baik SDM maupun peralatan,”kata Chairansyah.(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Sumber: Banjarmasin Post

Wanita Tewas Dalam Lemari Pernah Unggah Foto Bersama Pelaku, Sempat Usir dari Kos sebelum Dibunuh

Berita Populer