Kanal

Mau Larikan Motor Curian Wawan Malah Tersesat di HST, Apesnya Lagi Bertanya Jalan ke Polisi

Sepeda motor yang diduga hasil curian dan Kunci T - Humas Polres HST

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Apes bagi Wawan Aprianto (25), warga Desa Mamigang, Kecamatan Halong Kabupaten Balangan. Upaya dia membawa barang curian berupa satu unit sepeda motor berakhir penangkapan.

Gara-garanya, dia tak hapal wilayah HST saat hendak ke Kecamatan Hantakan, namun sial saat menanyakan alamat dimaksud kepada orang yang lewat, dia malah bertanya kepada anggota Unit Buser Polres HST.

Padahal, selama ini polisi sedang memburu pelaku kasus pencurian sepeda motor Yamaha Jupiter Z Nomer Pelat DA 3200 EE tersebut. Penemuan secara tak sengaja itu pun berhasil mengungkap kasus pencurian terhadap sepeda motor milik korban Nor Fitriah (18). Korban yang merupakan warga Desa Mahang Matang Landung Rt 005/003 Kecamatan Pandawan tersebut kehilangan sepeda motornya, Minggu 5 AGustus 2018, saat berkunjung ke rumah kakak iparnya, di Jalan SUrapati RT 009/003 Kelurahan Barabai Timur, HST pukul 07.30 wita.

Baca: BREAKINGNEWS - Kyai Maruf Amin Jadi Cawapres Jokowi pada Pilpres 2019, Lalu Mahfud MD?

Korban kemudian melaporkannya ke POlres HST. Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, melalui HUas Polres HST Bripka M HUsaini, Kamis (9/8/2018) menjelaskan, tersangka Wawan Aprianto tertangkap, hari ini, pukul 01.30 Wita, oleh Unit Buser Satreskrim POlres HST. Saat itu, tersangka sedang berhenti di lapangan pelajar.

Baca: Live Streaming Indosiar Timnas U-16 Indonesia vs Malaysia Semifinal AFF U-16 2018 Jam 19.00 WIB

Curiga, ada orang berkeliaran tengah malam sendirian, Unit Buserpun menghampir. Sebelumnya, tersangka terlihat membuang sesuatu ke lapangan pelajar tersebut.

“Saat didatangi anggota Buser, tersangka bertanya kepada anggota Buser tadi. Dia menanyakan arah jalan ke Hantakan. Karen curiga sejak awal, anggota buser langsung memeriksa tersnagka. Sedangkan barang yang dibuang setelah ditemukan ternyata kunci T,” jelas Husaini.

Selajutnya, anggota Buser melakukan interogasi dan pemeriksaan sepeda motor yang dipakai tersangka. Pemeriksaan meliputi nomor rangka dan nomor mesin. “Tenyata cocok dengan sepeda motor milik korban Nor Fitriyah sesuai di STNK dan BPKB milik korban. Tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolres,”kata Husaini. Disebutkan, tersangka dijerat pasal 363 HKUP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan objek pencurian sepeda motor.

Sepda motor korban tersebut dicuri Minggu 5 Agustus 2018 sekitar pukul 21.15 wita, saat berkunjung ke rumah kakak iparnya, Ahyar Amrullah di Jalan Surapati. Fitriyah terakhir melihat motornya yang parkir di halamanrumah tersebut pukul 13.00 wita dengan posisi tak dikunci stang. Dia sendiri berkunjung sejak pukul 07.30 wita. Kelalaian korban mengunci sepeda motornya itu pun dimanfaatkan tersangka.

Dengan mudah dia berhasil membawa kabur sepeda motor korban sekitar pukul 21.15 wita. Sebelumnya korban sempat mendengar suara mesin dari sepeda motor yang dihidupkan tersangka. Namun, saat dicari keluar rumah, motor tersebut sudah raib. Kakak iparnya berupaya melakukan pencarian, namun tak menemukan. Korban yang mengalami kerugian Rp 7 juta langsung melaporkannya ke SPKT Polres HST.

Kapolres HST, kata Husaini mengimbau menghimbau masyarakat agar lebih hati-hati ketika parkir sepeda motor dan mengimbau agar tak lupa mengunci, dan memberi kunci tambahan. Dia pun menyampaikan apresiasi kepada Unit Buser yang bekerja secara teliti, hingga berhasil mengungpa tersangka pelakunya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

Pengakuan Wanita Penabrak Anggota Polisi usai Terobos Rombongan Presiden Jokowi

Berita Populer