Kanal

Pakai Baju Tahanan Warna Orange, Kabag Humas Batola Jalani Rekontruksi di Polres

Lokasi rekontruksi pemukulan Mugi H Nuri Al Banjari atau H Jainuri penjaga kubah Abdussamad (58), yang diduga dilakukan Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita, Jumat ( 10/8/18) di aula Januraga Mapolres setempat. - edi nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Polres Batola menggelar rekontruksi kasus kasus pemukulan yang dilakukan Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita kepada H Nuri Al Banjari atau H Jainuri penjaga kubah Abdussamad (58), di Jalan Veteran Kabupaten Batola.

Rekontruksi kasus pemukulan tersebut digelar tertutup di aula Januraga Polres Batola, Jumat (10/8/18) pagi.

Tersangka Herry Sasmita mengikuti rekonktuksi menggukan baju tahanan menggunakan baju tahanan warna orange. Hadir dalam rekontruksi ini H Nuri korban pemukulan Hery Sasmita, pengacara baik tersangka atau korban.

Baca: Amalkan Zikir ini Sekali Sehari Saja Selama 10 Hari Awal Bulan Dzulhijjah, ini Keutamaan Dahsyatnya

H Nuri sendiri melapor ke Polres Batola, diterima oleh Bripda Redwan dengan surat tanda terima laporan polisi Nomor: STTLP/15/VII/2018/SPKT/ tertanggal 19 Juli 2018.

Naas dialami H Nuri Al Banjari atau H Jainuri, (58), salah satu penjaga kubah Abdussamad, di Jalan Veteran Kabupaten Batola, Kamis (19/7/18) pagi.

Baca: Pelukan Perpisahan Anies Baswedan Untuk Sandiaga Uno, Ini Status Sandi di Pilpres 2019

Kakek ini menjadi korban pemukulan Kabag Humas Pemkab Batola Heriy Sasmita hingga berdarah-darah.

Awal kejadian, Nuri warga Jl Panglima Wangkang RT 07, RW 03, Kecamatan Marabahan ini seperti biasa membersihkan dan menjaga kubah tersebut.

Baca: Akibat Pukulan Telak Hery Sasmita, H Nuri Al Banjari Sudah 2 Hari Masuk RS, Kepala dan Matanya Sakit

Sekitar pukul 08:30 Wita, datang Heri Sasmita Kabag Humas Pemkab Batola yang masuk ke kawasan kubah dengan sepatu.

“Saya tegur Hery ada kawasan tertentu kubah tak boleh pakai sepatu. Saya menegur Heri karena termasuk zuriat di sini. Tiba-tiba saya ditampar Heri dan raum atau seperti mau pingsan. Hery pun berteriak, kada tahukah ikam siapa aku di Marabahan,” kata Nuri menirukan ucapan Heri.

Anak Nuri yang di sekitar lokasi pun berusaha melerai pemukulan itu, tapi Hery malah melayangkan pukulan ke arah muka Nuri untuk kedua kalinya. (ogi)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer