Kanal

Tiga Paralimpian NPC Kalsel Ikuti Seleksi SKO Disabilitas dari Kemenpora

Seleksi penerimaan siswa SKO Disabilitas tahun ajaran 2018/2019 diikuti 30 paralimpian NPC dari 19 daerah se Indonesia - istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar seleksi penerimaan siswa Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Disabilitas yang berlangsung 7-9 Agustus 2018.

Sebanyak tiga paralimpian dari National Paralimpic Comittee (NPC) Kalimantan Selatan (Kalsel) turut serta pada seleksi yang digelar di Hotel Grand HAP, Surakarta, Jawa Tengah tersebut.

Tiga paralimpian tersebut yakni, Amelia dari cabang olahraga (cabor) atletik, Alisya dari cabor bulutangkis, dan Stensen dari cabor renang.

Baca: Live Streaming TV One - Link Live Streaming Persela vs PSM Makassar Liga 1 2018, Wajib Menang!

Pelatih NPC Kalsel, Djuhriannoor menuturkan, seleksi ini melibatkan sekitar 30 paralimpian se Indonesia yang berprestasi pada Peparpenas 2017 lalu.

"Selain peraih medali emas di Peparpenas 2017, atlet yang dipanggil juga berdasarkan Talent Scouting atau pemantauan bakat yang dilakukan oleh tim ahli dari Kemenpora," terang pria yang disapa Ateng ini kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Liga Inggris di RCTI - MNC TV BeIN Sports 1: MU vs Leicester City

Tahapan seleksi dijelaskan Ateng, yakni diawali tes fisik diikuti oleh seluruh paralimpian yang memenuhi syarat berusia 14-16 tahun, kemudian lanjut tes klasifikasi, serta tes kecabangan tiap-tiap cabor.

"Ada empat cabor satunya lagi tenis meja. Tapi dari Kalsel hanya tiga atlet dari tiga cabor. Kami berharap ketiganya dapat lolos dan mengenyam pendidikan di SKO Disabilitas tahun ajaran 2018/2019," imbuhnya.

Baca: Besok Hadapi Kalteng Putra, Pengusaha Ini Siapkan Bonus Rp 5 Juta per Gol untuk Martapura FC

Selain NPC Kalsel, terdapat 18 daerah lainnya di Indonesia yang mendapat undangan dari Kemenpora untuk mengikuti seleksi ini, di antaranya, Nanggroe Aceh Darussalam, Riau, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.

Empat cabor yang diseleksikan di SKO Disabilitas ini diproyeksikan bakal mengharumkan nama bangsa Indonesia di kompetisi internasional di tahun-tahun mendatang.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer