Kanal

Hanya untuk Biaya Hidup, Para Pelaku ini Nekad Melanggar Hukum

Hasil operasi Antik Intan 2018 Polres HSS. - banjarmasinpost.co.id/aprianto

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Para pelaku pengedar narkotika hasil tangkapan operasi Antik Intan 2018 mengaku nekad mengedar narkoba karena desakan ekonomi.

Hasil pengungkapan operasi Antik yang digelar pada 26 Juli sampai 8 Agustus oleh Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) ada 11 tersangka dari 10 perkara yang diamankan.

Tersangka yang diamankan ada M Huzaipi (23) Desa Tambingkar, Fahruraji (22) Desa Sungai Mandala, M Zainal Arifin (22) Desa Paring Agung, Ihya Andayani (44) Desa Bakarung, Juli Normansyah (31) Desa Baruh Jaya.

Selanjutnya ada Wardi (30) dari Desa Samuda, Mahyuni (39) Desa , Hudari (35) Desa Baruh Jaya, Edwar Rusman (18) Desa Bakarung, Ilmi (31) Desa Samuda dan Rusli (23) Desa Taniran.

Baca: Polres HSS Beri Imbalan Bagi Pemberi Info Terkait Narkoba, Ingat Harus Akurat!

"Saya nekad jualan sabu karena untuk menambah penghasilan dan memenuhi keperluan hidup sehari-hari," kata satu di antara tersangka sambil tertunduk malu.

Sekadar diketahui, Kegiatan Antik Intan 2018 dilaksanakan selama 14 hari sejak 26 Juli hingga 8 Agustus di wilayah HSS.

Hasil operasi Antik Intan 2018 berhasil mengamankan barang bukti dengan total narkotika jenis sabu 7,24 gram dan obat daftar G sebanyak 1.947 butir.

Baca: Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah Menjelang Hari Raya Idul Adha 2018, Ini Tata Cara dan Keutamaannya

Rabu (15/8) Polres HSS melaksanakan Pers Rilis hasil operasi Antik Intan 2018 yang dipimpin langsung oleh Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK.

Barang bukti dan para tersangka yang sudah berhasil diamankan juga dihadirkan pada kegiatan ini.

Sebanyak 11 tersangka mengenakan baju tahanan juga dihadirkan.

"Operasi Antik Intan digelar pada 26 Juli hingga 8 Agustus, ada 11 tersangka dari 10 perkara yang diamankan,” kata Kapolres HSS, AKBP Rahmat Budi Handoko SIK.

Baca: Kebohongan Ludwig Franz Dibongkar Ayah Jessica Iskandar : Dia Itu Enggak Mau Namain Ludwig

Para tersangka yang diamankan merupakan tangkapan dari Satreskrim Narkoba Polres HSS dan polsek-polsek yang ada di bawah Polres HSS.

Barang bukti yang diamankan ada sabu-sabu dengan berat kotor 7,24 gram, obat carnophen 473 butir, obat Destro 303 butir, obat LV 20 butir, obat seledryl 459 butir, obat samcodin 692 butir, dan uang Rp.5.769.000 hasil penjualan para tersangka.

Para tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No 35 tentang narkotika dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara dan denda delapan miliar.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer