Kanal

Polres HSS Beri Imbalan Bagi Pemberi Info Terkait Narkoba, Ingat Harus Akurat!

Hasil operasi Antik Intan 2018 Polres HSS. - aprianto

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) terus gencar melakukan sosialisasi bahaya narkotika dan pemberantasannya.

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK mengatakan untuk memberantas jaringan peredaran narkoba di Bumi Antaludin, Polres HSS akan memberikan imbalan kepada masyarakat yang memberikan informasi yang akurat terkait pengedar narkoba.

Jika masyarakat sudah mendapatkan informasi terkait narkoba, bisa disampaikan kepada anggota kepolisian yang sudah dikenal atau bisa ke Polsek terdekat dan Polres HSS.

“Masyarakat juga bisa langsung menyampaikan informasi tersebut kepada saya. Selama informasi tersebut akurat, anggota Satuan Narkoba akan menindaklanjutinya,” katanya, Rabu, (15/8) saat giat pers rilis Operasi Antik 2018.

Baca: Sebanyak 11 Tersangka Diamankan Selama Operasi Antik 2018 di HSS

Baca: Berlaku Hanya Hari Ini! Begini Cara Dapat Kuota 25 GB Telkomsel dengan hanya Rp 90 Ribu

Baca: Bikin SIM Gratis! Ayo Datang ke Polres Banjar saat Ini Juga, Ini Syaratnya

Meski tidak menyebutkan imbalannya, pihaknya akan memberikan imbalan yang pantas kepada masyarakat yang bisa memberikan informasi yang akurat tentang peredaran narkoba di HSS.

Sekadar diketahui, Kegiatan Antik Intan 2018 dilaksanakan selama 14 hari sejak 26 Juli hingga 8 Agustus di wilayah HSS. Hasil operasi Antik Intan 2018 berhasil mengamankan barang bukti dengan total narkotika jenis sabu 7,24 gram dan obat daftar G sebanyak 1.947 butir.

Rabu, (15/8) Polres HSS melaksanakan Pers Rilis hasil operasi Antik Intan 2018 yang dipimpin langsung oleh Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK.

Barang bukti dan para tersangka yang sudah berhasil diamankan juga dihadirkan pada kegiatan ini. Sebanyak 11 tersangka mengenakan baju tahanan juga dihadirkan.

"Operasi Antik Intan digelar pada 26 Juli hingga 8 Agustus, ada 11 tersangka dari 10 perkara yang diamankan,” kata Kapolres HSS, AKBP Rahmat Budi Handoko SIK.

Tersangka yang diamankan merupakan tangkapan dari Satreskrim Narkoba Polres HSS dan polsek-polsek yang ada di bawah Polres HSS.

Barang bukti yang diamankan ada sabu-sabu dengan berat kotor 7,24 gram, obat carnophen 473 butir, obat Destro 303 butir, obat LV 20 butir, obat seledryl 459 butir, obat samcodin 692 butir, dan uang Rp.5.769.000 hasil penjualan para tersangka.

Para tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No 35 tentang narkotika dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara dan denda delapan miliar (Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer