Kanal

43 Pasang Petenis Ramaikan Ajang Tenis Gembira AKL 2018

Pasangan Ganda Putra, Ade/Anang Mursalim (dua dari kanan) dadi Banjarmasin berhadapan dengan Yayan/H Mansyah (dua dari kiri) dari Kab Banjar, di ajang Tenis Gembira, Minggu (19/8/2018) - banjarmasinpost.co.id/mariana

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 86 petenis ikut meramaikan kejuaraan Tenis Gembira 2018 yang diselenggarakan oleh Anak Korem Lama (AKL) Banjarmasin, Minggu (19/8/2018).

Seluruh peserta berasal dari tiga kabupaten/kota di Kalimantan Selatan (Kalsel), yakni Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar. 86 petenis tersebut dipasangkan menjadi 43 pasang yang bermain di nomor ganda putra.

"Dalam setahun kami bisa menggelar ajang tenis gembira ini sebanyak empat kali dan sudah berlangsung sejak 2015 lalu," terang ketua Panitia Pelaksana, Ade kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Timnas U-23 Indonesia Vs Hongkong Li

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Trans 7 MotoGP Inggris 2018 : Keluhan Rossi Dikomentari Pedrosa

ve SCTV, Kedua Tim Bakal Habis-Habisan

Ditambahkannya, ajang ini bertujuan menjalin silaturahmi antar sesama petenis di Kalsel khususnya di tiga kabupaten/kota tersebut, ajang yang termasuk agenda tahunan Pelti Banjarmasin ini diharapkan menjadi motivasi bagi para petenis junior agar lebih prestasi.

Pada babak delapan besar yang dihelat di Lapangan Tenis Korem 101 Antasari, pasangan Ade/Anang Mursalim dari Banjarmasin berhasil mengatasi perlawanan Yayan/H Mansyah dalam kedudukan akhir 8-2.

Baca: Link Live Streaming Indosiar - Vidio.com Badminton Asian Games 2018 Mulai Jam 13.30 WIB Hari Ini

Pada awal-awal game, tampak kedua pasangan ganda putra ini sama-sama ngotot mengejar poin demi poin. Ade/Anang unggul sementara 3-1.

Pasangan Yayan/H Mansyah mencoba mengejar ketertinggalan menjadi 3-2. Namun, hingga delapan set dilakoni, perolehan poin Ade/Anang melesat. Dan menutup pertandingan dengan skor 8-2.

"Sebenarnya di pertandingan ini tidak ada lawan yang ringan, sebab semua petenis yang secara skill bisa dibilang lemah dipasangkan dengan yang lebih kuat, sehingga merata. Namun setelah dilapangan hasil dapat berubah karena ada faktor non teknis yang mempengaruhi," jelasnya.

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Viral Wanita Terobos Rombongan Presiden Jokowi dan Acungkan Jari Tengah, Tabrak Polisi yang Mengawal

Berita Populer