Kanal

Utang Negara 409 Triliun Jatuh Tempo 2019, Politisi Demokrat Tanyakan Ini Pada Sri Mulyani

Kadiv Humas dan Hukum DPP Demokrat, Ferdinand Hutahaean. - TRIBUNNEWS.COM/ILHAM RIAN PRATAMA

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ferdinan Hutahaean, Kepala Divisi Humas dan Advokasi Hukum DPP Partai Demokrat turut berkomentar terkait utang negara Rp 409 triliun lebih yang jatuh tempo pada 2019.

Dilansir TribunWow.com dari akun Twitter Ferdinand Hutahaean pada Minggu (19/8/2018), meminta kepada Menteri keuangan Sri Mulyani untuk memberikan rincian utang negara Rp 409 triliun lebih yang jatuh tempo pada 2019.

Ferdinand meminta kejelasan utang yang jatuh tempo di tahun 2019 merupakan utang di tahun berapa, utang kepada siapa dan berapa persen bunganya.

Baca: Utang Negara 409 Triliun Jatuh Tempo 2019, Ratna Sarumpaet Sindir Sri Mulyani

Ferdinand mengimbau agar informasi tersebut dibuka ke publik agar jernih.

Seperti yang ditulis akun @LawanPolitikJKW: "Sri Mulyani @KemenkeuRI , itu utang tahun berapa yg jatuh tempo? Utang ke siapa dan berapa % bunganya? Tolong buka ke publik agar jernih."

Politisi Demokrat komentari utang negara (twitter)

Diberitkan sebelumnya dari Kompas.com pada Jumat (17/8/2018), Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui pembayaran utang negara pada tahun 2019 menjadi cukup berat.

Sri Mulyani mengungkapkan, utang negara yang jatuh tempo pada tahun 2019 mendatang mencapai Rp 409 triliun.

Meski terbilang cukup besar, Sri Mulyani menegaskan bahwa pengelolaan utang negara saat ini semakin baik.

Baca: Jokowi Pakai Stuntman Asal Thailand Agar Bisa Terbang Menuju Asian Games 2018, Ini Sosoknya

Hal ini bisa dilihat dari dua indikator yang menunjukkan kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yakni defisit APBN dan tingkat keseimbangan primer.

Sri Mulyani juga menjelaskan bahwa defisif APBN terus pengalami penurunan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Halaman
12
Editor: Restudia
Sumber: TribunWow.com

Viral Wanita Terobos Rombongan Presiden Jokowi dan Acungkan Jari Tengah, Tabrak Polisi yang Mengawal

Berita Populer