Kanal

Pria Ini Divonis Mati Gara-garanya Simpan Mayat Istri di Freezer, Terungkap Fakta Lain

Ilustrasi hukuman mati - gbcghana.com

BANJARMASINPOST.CO.ID, SHANGHAI - Seorang pria divonis hukuman mati Pengadilan kota Shanghai, China, Kamis (23/8/2018).

Ia dihukum karena membunuh dan menyimpan jenazah istrinya di dalam "freezer" selama tiga bulan.

Setelah membunuh sang istri, Zhu Xiaodong kemudian menggunakan akun media sosial istrinya untuk berhubungan dengan keluarganya setiap hari sebelum menyerahkan diri kepada polisi.

Baca: Akhirnya Presidium Gatot Nurmantyo Dukung Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019, Ini Alasannya

Pengadilan Shanghai pada November tahun lalu menyatakan Zhu bersalah membunuh istrinya, Yang Liping dengan cara dicekik pada Oktober 2016.

Pembunuhan ini merupakan puncak dari sederet pertengkaran akibat berbagai masalah sepele.

Jaksa mengatakan, meski Zhu mengakui perbuatannya setelah menyerahkan diri kepada polisi pada Januari tahun lalu, hal tersebut tak mengurangi kejahatannya.

Baca: Rekap Hasil Bulutangkis Perseorangan Asian Games 2018 untuk Lima Wakil Indonesia, Kamis (23/8/2018)

Jaksa mengatakan, Zhu sama sekali tidak terlihat menyesal telah melakukan pembunuhan dan menggunakan uang istrinya untuk bepergian serta berkencan dengan beberapa perempuan setelah kematian sang istri.

Seorang tetangga Zhu, perempuan yang hanya disebut bermarga Lu, mengatakan dalam sidang mengaku tak percaya pria tersebut tega membunuh istrinya.

Sebab, lanjut Lu, dia mengenak Zhu sebagai sosok bersahabat yang selalu membantu siapa saja yang sedang membutuhkan.

Lu menambahkan, Zhu dan istrinya juga tak terlalu banyak bicara dan berkomunikasi dengan para tetangga.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer