Kanal

Pasangan Suami Istri Nekad Melakukan Pencopetan di Pasar Lampihong

barang bukti - istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pasangan suami istri asal Kabupaten Tabalong nekad melakukan aksi pencopetan di Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan.

Pasangan suami istri tersebut adalah SN (45) dan sang istri HL (34), akibat perbuatan tersebut keduanya harus berurusan dengan kepolisian wilayah Lampihong.

Informasi berhasil dihimpun banjarmasinpost.co.id, bahwa kejadian aksi pencopetan ini berlokasi di Pasar Tradisional Mingguan di Desa Hilir Pasar Kecamatan Lampihong, pada Minggu (26/5/2018).

Baca: Syahrini Sebut Jodohnya Sudah Dekat Saat Ditanya Soal Kapan Menikah, Siapa Pria Itu?

Adapun korbannya adalah Nur Liani (35) warga Desa Lok Pamginangan Rt
01 Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan.

Mewakili Kapolres Balangan, Kapolsek Lampihong Ipda Krismianto menjelaskan kronologis kejadian berawal pada pukul 09.00 wita saat korban bersama anaknya akan membeli emas dipasar tersebut, kemudian korban menyuruh anaknya menunggui tas miliknya untuk memilih emas.

Baca: Penjelasan Caren Delano, Fashion Stylist Agnez Mo Soal Kostum Panggung Agnez yang Dikirik

"Nah pada saat korban sedang memilih emas, kemudian ada salah seorang pengunjung pasar yang memberi tahu korban, bahwa dompet yang ditaruh korban di dalam tas miliknya yang dipegang oleh anaknya telah diambil seorang perempuan," ujarnya.

Lebih lanjut pemberi informasi tersebut mengatakan kepada korban bahwa ciri-ciri pelaku memakai baju warna merah, kemudian korban langsung mengejar pelaku sampai di pinggir jalan.

Baca: Viral! Aksi Brutal Pesilat Malaysia Setelah Dikalahkan Atlet Silat Singapura di Asian Games 2018

"Pada saat korban hendak mengambil kembali dompet miliknya yang di taruh di dalam tas milik pelaku HL, korban didorong suami pelaku SN," katanya.

Merasa tidak berhasil, akhirnya pada saat itu korban langsung berteriak bahwa ada copet, setelah itu kedua pelaku diamankan oleh warga, dan pada saat di buka tas milik pelaku benar ditemukan dompet korban yang berisi uang tunai sebesar Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah).

"Atas kejadian tersebut pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Lampihong guna pemeriksaan lebih lanjut, keduanya dikenakan pasal pencurian dengan kekerasan Subsider Pencurian dengan pemberatan sebagaiman dimaksud dalam rumusan pasal 365 Ayat (2) ke-2 Sub 363 Ayat (1) Ke-4 KUHPidana," ungkapnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah sebuah tas bakiak warna ungu milik korban, sebuah dompet kecil yang berisi uang tunai sebesar Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah) milik korban, dan sebuah tas slempang warna hitam kombinasi crem dengan motif bunga milik pelaku.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Viral Wanita Terobos Rombongan Presiden Jokowi dan Acungkan Jari Tengah, Tabrak Polisi yang Mengawal

Berita Populer