Kanal

Hadapi Asian Paragames 2018, Timnas Boccia Lakukan Pemusatan Latihan di Incheon

Timnas boccia melakukan pemusatan latihan di Incheon, Korea Selatan, yang dipersiapkan di ajang Asian Paragames 2018. - istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Cabang olahraga (cabor) yang dimainkan atlet penyandang disabilitas celebral palsy, boccia bakal dipertandingkan di Asian Paragames 2018, di Jakarta, pada 6-13 Oktober mendatang.

Menghadapi ajang se Asia itu, Tim Nasional (Timnas) boccia Indonesia melakukan pemusatan latihan di Incheon, Korea Selatan, yang berlangsung selama delapan hari.

Manajer timnas boccia, dr Ferry Kustono menuturkan, pemusatan latihan yang digelar pada 27 Agustus hingga 3 September, diperuntukkan bagi delapan atlet yang terbagi menjadi tiga kelompok, yakni BC 1 dihuni dua atlet, BC 2 dan BC 4 tiga atlet.

Baca: Jadwal Live Indosiar Final Bulutangkis Asian Games 2018, Jojo vs Taiwan, Marcus/Kevin vs Fajar/Rian

"Kami sudah melakukan latihan intensif, sebagai persiapan terakhir menghadapi Asian Paragames 2018 Oktober nanti," terang Kepala Biro Klasifikasi atlet NPC Kalsel ini kepada Banjarmasinpost.co.id.

Kendati dimanajeri oleh Ferry Kustono yang notabene asli banua, belum ada atlet dari Kalsel yang menekuni olahraga ini secara intensif.

Baca: Live Streaming Indosiar - Live Streaming Final Bulutangkis Asian Games 2018, Mulai Jam 12.00 WIB

"Harapan kami Kalsel harus punya atlet boccia, yang diproyeksikan tampil di Asean Para Games 2019, di Manila, Filipina," imbuhnya.

Ditambahkannya, pihak NPC Kalsel ke depannya bakal menjaring serta melakukan pembinaan terhadap atlet-atlet yang tersebar di kabupaten/kota se Kalsel.

Boccia pertama kali dipertandingkan di Indonesia pada tingkat pelajar nasional di Pekan Paralimpian Pelajar Nasional (Peparpenas) pada 7-14 Nopember 2017 di Solo.

Baca: Link Live Streaming Indosiar Final Bulutangkis Asian Games 2018, Marcus/Kevin vs Fajar/Rian & Jojo

Cara bermainnya atlet beradu lempar bola hingga ada satu pemenang, satu game umumnya digelar dalam empat set.

Terdapat tiga warna bola, putih, merah, dan biru, bola putih disebut sebagai jack atau titik untuk mengukur jauhnya lemparan.

Tiap pemain memegang bola berbeda warna, merah atau biru, masing-masing sebanyak enam bola. Penentuan poin atlet ditentukan dari enam kesempatan lemparan yang paling mendekati jack.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer