Kanal

Nama Danrem 101 Antasari Dicatut Terkait Izin Pupuk asal Cina, Ini Klarifikasinya

Gudang pupuk dijaga anggota TNI - banjarmasin post group/ ahmad rizky abdul Ghani

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Komandan Korem 101 Antasari, Kolonel Inf Yudianto Putrajaya sangat menyesalkan atas aktivitas bongkar muat pupuk diduga ilegal yang terjadi belakangan ini.

Berlokasi di Pelabuhan Trisakti Gudang B Jalan Barito Hilir Kelurahan Telaga Biru Kecamatan Banjarmasin Barat, Kolonel Inf Yudianto Putrajaya menyebut pupuk asal Cina tersebut masih berstatus sitaan.

Baca: Akhirnya Kemacetan di Sungai Lulut Mulai Diperhatikan, Pemerintah Akan Bangun Jembatan

Namun diduga karena adanya oknum yang secara sengaja telah mencatut namanya demi memuluskan pengiriman pupuk sitaan ke beberapa perusahaan, kini sedikitnya sebanyak 45.126 karung pupuk sudah keluar dari gudang penyimpanan.

"Tidak benar. Saya tidak ada memberikan arahan apalagi izin atas keluarnya pupuk dari gudang," tegasnya.

Lebih lanjut, Danrem 101 Antasari mengatakan adapun terbongkarnya pemindahan pupuk asal Cina diduga ilegal itu dari gudang penyimpanan Pelindo 3, semula merupakan hasil penyelidikan anggota intelijennya.

Baca: Terungkap, Karena Faktor Inilah MotoGP Inggris 2018 Dibatalkan, 3 Pebalap Jadi Korban

Ia menyebutkan aktivitas pembongkaran pupuk tersebut bahkan telah berlangsung sejak 8 Agustus hingga 26 Agustus tadi. Pupuk yang sudah dikeluarkan dari gudang Pelindo 3 Banjarmasin kemudian dikirim ke tiga perusahaan.

"Wah. Harus diuber kalau gitu. Siapa oknum dibalik ini semua. Ya segera tindaklanjuti," tegasnya.

Lebih lanjut, Danrem 101 Antasari itu mengatakan alasannya menyesalkan pupuk diduga ilegal itu keluar dari gudang penyimpanan Pelindo 3 Banjarmasin lantaran tidak memiliki izin.

Baca: Update Klasemen & Perolehan Medali Asian Games 2018 - Marcus/Kevin Raih Emas ke-24 Indonesia

Selain itu, ia juga menyebutkan pupuk berasal dari cina itu mendapatkan larangan edar, lantaran tidak mengantongi label, serta tulisan apapun di karung.

"Hal ini sesuai pengecekan yang telah dilakukan langsung Kementrian Pertanian melalui Dirjen Pupuk & Pestisida, Muhrizal beberapa waktu yang lalu," jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani) 

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Banjarmasin Post

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer