Kanal

13 ASN Terima Penghargaan Bupati Batola

- istimewa

BANJARMASINPOST.C.ID, MARABAHAN - Di tengah pemerintah menerapkan moratorium, keberadaan PNS di setiap daerah justeru terus berkurang akibat berbagai hal seperti pensiun (purna tugas), pindah tugas, hingga meninggal dunia.

Di Kabupaten Barito Kuala (Batola) keberadaan aparatur sipil negara (ASN) terasa sangat kurang akibat banyak yang memasuki masa purna tugas dan alasan lainnya.

Senin (27/08), 13 ASN Pemkab Batola kembali menerima penghargaan purna tugas dari bupati. Ke-13 ASN itu termasuk salah satunya Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Batola, H Noor Abidin SAP yang memasuki masa purna tugas pada September 2018.

H Noor Abidin menerima penghargaan purna tugas yang diserahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala (Sekdakab Batola) H Supriyono didampingi Kepala Bapegdiklat H Hardian Noor.

Sebanyak 12 ASN lainnya yang menerima penghargaan purna tugas adalah H Arsani SKM yang sebelumnya bekerja di Dinas Kesehatan (Dinkes) Batola, Nusriati yang sebelumnya bekerja di Disdukcapil, Eddi sunarto SSos dari Kecamatan Cerbon, Hardiansyah dari Dinas Perhubungan (Dishub), dan Wagiyo dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH).

Selanjutnya, terdapat 7 orang berasal dari Dinas Pendidikan (Disdik) Batola, yakni Nurul Yaumi SPd, Faridah AMa, Katrina SPd SD, Syahrul Amanai AMa PD, Sugito, Neneng Azhariah AMa PD, dan M Zainal Akli SPd. Saat menyerahkan piagam Sekdakab Batola H Supriyono atas nama bupati dan pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada mereka yang telah melaksanakan pengabdian dan dedikasi selama bertugas sebagai PNS.

Atas nama bupati dan pemerintah daerah maupun pribadi Supriyono juga menghaturnya permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika selama bersama saat bertugas dan berdinas terdapat kesalahan dan kekhilafan baik disengaja maupun tak disengaja.

“Sebagai manusia biasa kita tentu tempatnya salah dan khilaf, karena itu baik atas nama pribadi maupun atas nama pemerintah memohon maaf yang sebesar-besarnya jika selama berdinas terdapat kesalahan dan kekhilafan,” tuturnya. (*/aol)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Banjarmasin Post

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer