Kanal

Jalan Tembus Pamintangan tak bisa dilewati lagi, Becek Saat Diguyur Hujan

Jalan tembus Desa Pamintangan - Panangkalaan tidak bisa dilewati karena becek. - banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Untuk mengurangi kepadatan lalulintas di Jalan Provinsi menuju Tabalong, Pemerintah daerah HSU sempat mengusulkan untuk membuat jalan provinsi dari simpang empat Benua Lima menuju Palampitan dan Kelurahan Sungai Malang menuju Desa Panangkalaan.

Tak hanya itu, Pemerintah daerah juga telah membuat jalan tembus Desa Pamintangan - Panangkalaan. Jalan yang dibuat didaerah rawa tersebut telah selesai diuruk untuk perkerasan. Namun sayangnya, saat musim penghujan jalan tersebut tidak bisa dilewati. jalan yang masih berupa tanah sangat becek dan sulit dilewati, bahkan sebagian ada yang terendam air.

Wahyu warga sekitar mengatakan saat musim kemarau beberapa kendaraan menggunakan jalan tersebut, termasuk truk. Tapi saat ini sudah tidak ada lagi karena jalan rusak. Dengan adanya jalan baru ini, meskipun belum rampung sudah ada beberapa warga yang membangun rumah di sekitar jalan. Dengan adanya jalan ini dapat membuka pemukiman baru.

Baca: Tiket Closing Ceremony Asian Games 2018 Habis, Netizen Ada Yang Jualan di Twitter

Baca: Naiki Kelotok ke SDN Pantai Harapan, Ini yang Dibagikan Kapolsek Kurau

"Kalau jalan diperbaiki akan lebih banyak lagi masyarakat yang mendirikan rumah, harga tanah juga mulai naik dibanding sebelum adanya jalan," ujarnya.

Jalan Saberan Effendi di pasar sejumput menuju Sungai Malang saat ini sudah dalam tahap pengerjaan aspal. Sebelumnya jalan ini memang banyak kerusakan. Di beberapa titik yang rendah dan sering rusak dicor terlebih dahulu sebelum dilakukan pengaspalan. Saat ini warga bisa dengan nyaman melintasi jalan yang banyak dilalui pengguna jalan tersebut.

Terpisah Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum HSU Agus sempat mengatakan jalan yang baru dibangun pada tahap pengerasan tersebut masih perlu dilakukan peninggian jalan. Karena luapan air dari Sungai Negara masih sering menggenangi jalan pada musim penghujan.

"Pembangunan jalan dilakukan secara bertahap, dan kami akan terus berupaya menibgkatkan kualitas jalan baik menggunakan anggaran daerah maupun bantuan dari pusat," ungkapnya. (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Sumber: Banjarmasin Post

Kronologi Pria Sulawesi 49 Hari Hanyut di Lautan hingga ke Jepang, Teriak “Help” Tapi Tak Digubris

Berita Populer