Kanal

Korban Jambret 50 Gram Emas di HST Ternyata Sempat Pingsan, Ini Imbauan Polisi

Korban jambret Nor Aisyah Warga Ilung Kecamatan Batangalai Utara, HST - istimewa/urgent HST

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Korban Jambret di Simpang Tiga Sungai Tabuk, Jalan Bintara Barabai, Hulu Sungai Tengah, Nor Aisyah sempat pingsan setelah terjatuh dari motornya, hingga akhirnya mendapatkan pertolongan warga.

Budi, dari Balakar 654 Murakata, atau 11 BPK Rama Mandingin, kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (1/9/2018) mengatakan, korban ditolong warga setempat.

Baca: Live Streaming Vietnam vs Uni Emirat Arab (UEA) Mulai Pukul 15.00 Wib, Perunggu Asian Games 2018

Saat kejadian, kondisi jalan memang sedang sepi, sepi, tak ada saksi mata yang melihat langsung. Namun, kata Budi, berdasarkan keterangan korban, peristiwa tersebut berawal saat korban bersama empat orang anggota keluarga, yaitu ibu, keponakan, dan saudaranya dalam perjalanan menghadiri pesta pernikahan di Gedung Olah Raga Sasana Krida 24 Desember Barabai.

Saat itu beriringan dengan dua sepeda motor, dan korban berbonceng ibunya. Sepeda motor ponakan dan saudaranya poisisinya sudah jauh mendahului.

Saat di Simpang Tiga sungai Tabuk tersebut, dua orang mengendarai sepeda motor, tiba-tiba memepetkan sepeda motornya ke korban, di sebelah kanan lalu langsung menarik gelang emas yang dipakaikan di tangan kanan korban.

Baca: Link Live Streaming SCTV, Indosiar & Jadwal Final Sepakbola Asian Games 2018 Korsel Vs Jepang

Gelang emas seberat 50 Gram berhasil dirampas, dan pelaku langsung memacu sepeda motornya ke arah Barabai. Sedangkan korban dan ibunya terjatuh. "Korban sempat pingsan dan ditolong warga. Sedangkan ibunya juga selamat, hanya luka lecet di tangan,"kata Budi yang usai kejadian berada di lokasi korban.

Sedangkan sepeda motor korban rusak cukup parah di bagian depan.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi jambret hari ini terjadi di dua lokasi. Satu korbannya lagi seorang gadis remaja "dikerjai" pelaku saat melintas di jalan Kamasan Barabai.

Baca: Jadwal MotoGP Mizano Italia 2018, Jorge Lorenzo Tak Sabar Tandem dengan Marc Marquez

Namun, kali ini korban tak berhasil merampas barang korban, karena saat korban jatuh, keburu ada orang lewat. Meski demikian, tersangkanya berhasil kabur.

Anggota Unit Reaksi Cepat (URC) Satresrim Polres HST, Aiptu Andriharto mengatakan, pihaknya telah mendapat laporan terkait kasus tersebut.

Dijelaskannya, pagi hingga siang tadi, URC berpatroli di pasar Barabai, karena Sabtu merupakan hari pasar yang ramai pengunjung. Meski demikian, upaya memburu tersangka tetap dilakukan.

Baca: Ternyata Megawati Pernah Meminta Jadi Cawapres di Pilpres 2019, Jokowi Pun Kaget

Menurut Andri Kapolres HST sudah sering kali mengingatkan masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar tak berpakaian berlebihan dan mencolok dengan memakai perhiasan emas saat mengendarai motor di jalan raya. Termasuk tak menggunakan tas sandang, karena perempuan selama ini jadi sasaran para pelaku.

"Jadi lebih baik melakukan antisipasi daripada bisa celaka, karena pakai emas mencolok tak hanya terancam kehilangan harta benda, tapi juga bisa mencelakai diri sendiri, karena jatuh dari sepeda motor,"katanya.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Bangka Pos

Ditemukan Tewas di Sawah, Mahasiswi Aceh Ternyata Dibunuh Pacar karena Alasan Ini

Berita Populer