Kanal

Puluhan Santri Alami Kejang, Mual dan Pusing, Kepala Ponpes Ungkap Kejadiannya

ilustrasi - TribunnewsBogor.com/Afdhalul Ikhsan

BANJARMASINPOST.CO.ID - Puluhan santri mengalami mual, pusing, dan kejang-kejang setelah diberi obat antibiotik untuk memutus penyebaran difteri.

Kejadian itu menimpa santri di Pondok Pesantren Ar Rohman, Desa Mekarwangi, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.

Seorang di antaranya bahkan nyaris tak tertolong. Untunglah pihak ponpes bergerak cepat membawanya ke RSUD Majalaya.

Baca: Jadwal & Klasemen MotoGP Mizano Italia 2018 Live Trans 7, Adu Komentar Marquez dan Bos Yamaha

Kepala Ponpes Ar Rohman, H Deni Ganjar, mengatakan, pemberian antibiotik dilakukan petugas puskesmas setelah dua santrinya dinyatakan positif terkena difteri, awal Agustus lalu.

Semua yang diberi antibiotik itu adalah teman sekobong dua santri yang terkena difteri.

"Mereka semua kurang lebih 40 orang itu dikasih obat pencegahan. Dikasih pil, katanya untuk 10 hari. Enggak diperiksa dulu atau dicek dulu anaknya, langsung disuruh minum obat."

Baca: Hasil Juventus vs Parma Liga Italia 2018, Cristiano Ronaldo Belum Bikin Gol

"Alhasil anak makan obat pagi, sore-siang langsung sesak napas, panas, kejang-kejang, dan mual," ujar Deni di kediamannya, awal pekan ini.

Karena khawatir, kata Deni, ia sempat menanyakan hal itu langsung kepada kepala puskesmas.

"Saat itu, katanya, mungkin itu efek samping obat. Saya diminta untuk meminumkan teh manis kepada mereka. Tapi, bukannya sembuh, malah makin parah," ujarnya.

Baca: Hasil Inter Milan vs Bologna Liga Italia 2018, Pemain Berdarah Indonesia Cetak Gol di Laga Debut

Sekitar pukul lima sore, kata Deni, seorang santrinya bahkan kritis dan nyaris meninggal dunia.

"Akhirnya, pukul setengah tujuh malam saya putuskan untuk melarikan anak-anak itu semua ke rumah sakit. Itu inisiatif saya, bukan inisiatif puskesmas. Kalau saya nurut sama puskesmas, mungkin mati sudah anak-anak," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Puluhan Santri Ponpes Ar Rohman Bandung Mual, Pusing, dan Kejang-kejang Setelah Biberi Antibiotik

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews

Haringga Sirla Tewas Dikeroyok, Bermula dari KTP Korban Dirazia Sejumlah Suporter Persib Bandung

Berita Populer