Kanal

KPH Miliki Rambu Sistem Peringkat Bahaya, Karhutla Tabalong Masih Kategori Tinggi

Plh Kepala KPH Tabalong Zainal Abidin memperlihatkan beberapa peralatan untuk penanggulangan karhutla - Dony Usman

Selain membentuk brigade dan posko karhutla, sebagai upaya pencegahan pihaknya juga rutin melakukan patroli ke kawasab hutan dan juga sosialisasi ke masyarakat agar tidak membakar lahan maupun hutan.

Kemudian didukung juga dengan mengaktifkan Masyarkat Peduli Api (MPA) yang hingga saat ini sudah ada di delapan desa.

"Masing-masing di Desa Saradang. Desa Kinarum, Desa Santuun, Desa Argomulyo, Desa Burum, Desa Panaan, Desa Nawin dan Desa Bumi Makmur," rincinya.

Keberadaan MPA ini sangat membantu karena akan menjadi yang pertama kali melakukan tindakan apabila terjadi karhutla.

Untuk itulah setiap MPA sudah dibekali pelatihan penanggulanan, penggunaan alat dan juga pembuatan alat pemadam berupa kepyok.

Mengingat cukup pentingnya peran MPA ini, Zainal menyampaikan pihaknya pun berencana akan melakukan penambahan di beberapa desa lainnya.

"Target kita ada penambangan tiga MPA lagi untuk Desa Purui, Desa Lano dan Desa Kaong. Rencananya kita akan menggandeng pihak ketiga untuk pembentukan dan saat ini masih dalam proses," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer